LAMPUNG - Terkait dengan prakiraan tinggi gelombang laut di perairan daerah ini maksimum 2,0 meter, pihak Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyatakan tidak ada peringatan kondisi cuaca buruk di perairan Lampung, mulai Minggu (5/4/2015) hingga Senin (6/4/2015) pagi.
Melalui prakirawan Stasiun Meteorologi Maritim Klas IV Lampung Rintiana, S.T, BMKG menyatakan keadaan cuaca dari Citra Satelit masih terlihat adanya Topan Maysak 975 HPA di perairan timur Filipina, pergerakan ke arah barat laut.
"Cuaca pada umumnya diperkirakan berawan di wilayah perairan Lampung," jelasnya, Minggu.
Angin di atas wilayah perairan Indonesia, di utara Khatulistiwa umumnya bertiup dari utara sampai tenggara, sementara di selatan Khatulistiwa umumnya bertiup dari arah barat laut sampai barat daya dengan kecepatan angin berkisar antara 3 knot dan 25 knot.
Prakiraan cuaca dan gelombang laut di perairan Lampung berlaku 24 jam mulai dari 5 April pukul 07.00 WIB sampai dengan 6 April 2015 pukul 07.00 WIB menunjukkan di Selat Sunda bagian utara (Merak-Bakauheni), arah angin timur-tenggara dengan kecepatan 2--5 knot, berawan, tinggi gelombang antara 0,5--0,75 meter, dan prakiraan tinggi gelombang maksimum 0,75--1,25 meter.
Pada perairan Selat Sunda bagian selatan, arah angin tenggara-selatan dengan kecepatan 5--10 knot, berawan, tinggi gelombang antara 0,5--1,25 meter, dan prakiraan tinggi gelombang maksimum 1,25--1,5 meter.
Cuaca di perairan Pantai Timur Lampung, arah angin timur-tenggara dengan kecepatan 2--5 knot, berawan, tinggi gelombang antara 0,5--0,75 meter, dan prakiraan tinggi gelombang maksimum 0,75--1,25 meter.
Perairan Pantai Barat Lampung, arah angin tenggara-selatan dengan kecepatan 5--10 knot, berawan, tinggi gelombang antara 0,75--1,25 meter, dan prakiraan tinggi gelombang maksimum 1,25--1,5 meter.
Kondisi cuaca di Samudra Hindia barat Lampung, arah angin tenggara-selatan dengan kecepatan 5--10 knot, berawan, tinggi gelombang antara 0,75--1,25 meter, dan prakiraan tinggi gelombang maksimum 1,25--2,0 meter.
Rintiana menyampaikan pula prakiraan kondisi pasang surut air laut di perairan Pelabuhan Panjang Bandarlampung dan sekitarnya, minimum 0,3 meter terjadi pada pukul 14.00 WIB dan maksimum 1,3 meter terjadi pada pukul 07.00--08.00 WIB, seperti dilansir Skalanews.
Pasang surut di perairan Pelabuhan Bakauheni Lampung Selatan dan sekitarnya, minimum 0,2 meter terjadi pada pukul 14.00--15.00 WIB, dan maksimum 0,9 meter terjadi pada pukul 08.00--09.00 WIB dan 20.00--22.00 WIB. (*)
