Notification

×

Menristekdikti: Nuklir Bisa Awetkan Makanan hingga 6 Bulan

11 July 2015 | 12:48 PM WIB Last Updated 2015-07-11T05:51:46Z
Menristekdikti M.Nasir saat menghadiri pemeran Nuklir di Serpong (foto: Okezone)

LAMPUNG ONLINE - Teknologi nuklir yang selama ini kerap dianggap berbahaya, nyatanya bisa dimanfaatkan untuk berbagai keperluan untuk mendukung kehidupan sehari hari. Salah satunya untuk mengawetkan makanan.

Teknik yang dipergunakan dinamakan teknik iradiasi, yang dapat digunakan untuk meningkatkan mutu bahan pangan.

"Produk hasil iradiasi ini berguna untuk membuat umur pangan semakin lama. Antara lain buah buahan, dan makanan kering lain seperti rendang dan lainnya," ucap Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) M. Nasir di Puspiptek (Pusat Penelitian Ilmu Pengetahuan dan Teknologi) di Serpong, Tangerang, Selasa (7/7/2015).

Nasir melanjutkan produk-produk makanan itu dapat bertahan hingga 6 bulan lamanya. Itu karena teknologi iradiasi dapat menghambat tumbuh tunas pada makanan yang dapat menyebabkan pembusukan, seperti dilansir Okezone.

Iradiasi adalah teknik pengawetan makanan dengan radiasi yang bertujuan untuk memperpanjang waktu penyimpanan. Teknik iradiasi lebih aman dibandingkan dengan menggunakan bahan pengawet kimia.

Radiasi yang digunakan adalah gamma, sinar-X atau berkas elektron. Ketiga jenis radiasi tersebut tidak merusak makanan dan tidak meninggalkan residu. (*)