Notification

×

Lampu Jalan Bypass, Komisi IV DPRD Lampung Diminta Proaktif

05 August 2015 | 10:37 PM WIB Last Updated 2015-08-05T15:37:25Z
Toto Herwantoko. (ist)

LAMPUNG - Wakil Ketua DPRD Provinsi Lampung Toto Herwantoko perintahkan komisi IV DPRD Provinsi Lampung tidak diam menyikapi masalah lampu jalan bypass soekarno-hatta, yang hingga kini belum seluruhnya menyala.

"Kami meminta komisi IV selaku komisi yang membidanginya responsif mengenai lampu jalan bypass, mempertanyakan, pihak balai besar serta bersama-sama dinas PU Provinsi. Yang harus dilihat bukan masalah proyek pusat atau daearahnya tapi kepentingan masyrakat banyak," jelas Toto, Rabu (5/8/2015)

Menurut Herwantoko, pemerintah provinsi juga harus proaktif menyikapi masalah lampu jalan, meskipun proyek tersebut proyek pusat. 

"Jangan karena proyek pusat pemrov diam, minimal ada upaya koordinasi mengetahui masalahnya, sehingga bisa dicari solusi" jelas Toto.

Sebelumnya diberitakan, terkait belum menyalanya lampu penerangan jalan di sepanjang Jalan Soekarno-Hatta (By Pass) di Lampung, Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Bandar Lampung melayangkan somasi. Mereka memberi waktu tujuh hari kepada tiga instansi pemerintah yang dinilai bertanggung jawab. 

Ketiga instansi tersebut adalah Dinas Bina Marga Provinsi Lampung, PT PLN Distribusi Lampung, dan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional III Wilayah Lampung.

Direktur LBH Bandar Lampung Wahrul Fauzi Silalahi meminta ketiganya menjelaskan kepada publik, alasan lampu jalan Bypass tersebut hingga kini belum juga menyala, seperti dilansir Tribunlampung.

"Besok (hari ini) kita akan layangkan somasi kepada tiga instansi pemerintah itu. Ketiganya kami nilai bertanggung jawab atas hak-hak publik, terkait lampu jalan Bypass yang belum menyala," tegas Wahrul dalam jumpa pers di kantor LBH Bandar Lampung, Selasa (4/8/2015).

Wahrul menjelaskan, somasi dilayangkan untuk menegur dan meminta penjelasan kepada ketiga pihak tersebut agar dapat menjelaskan dan menyelesaikan penyebab lampu belum menyala sesegera mungkin. Sebab, pemerintah sudah berkali-kali mengingkari janji untuk menghidupkan lampu jalan Bypass.

"Janjinya sebelum Ramadhan, lalu saat mudik. Nah, kapan lagi mau hidup? Padahal, saat arus mudik kemarin banyak orang luar yang melintasi Bypass terpaksa menikmati jalan yang gelap," tandas Wahrul. (*)