Notification

×

Adnan Buyung Nasution Tutup Usia, Ini Pesan Terakhirnya

23 September 2015 | 1:40 PM WIB Last Updated 2015-09-23T06:47:21Z
Adnan Buyung Nasution

LAMPUNG ONLINE - Dunia hukum Indonesia berduka. Pengacara kondang Adnan Buyung Nasution meninggal dunia di Rumah Sakit Pondok Indah pukul 10.15 WIB, Rabu (23/9/2015). Jasad Adnan disemayamkan di rumah duka Poncol Lestari Nomor 7 Lebak Bulus, Jakarta Selatan.

"Mohon dimaafkan segala kesalahan Bapak, semoga mendapatkan tempat yang terbaik di sisinya," kata putri Adnan, Pia Akbar Nasution, saat dihubungi, Rabu.

Kemarin Pia menuturkan kondisi ayahnya itu kian membaik. Sejak Senin sore, Adnan dapat bernafas secara normal tanpa bantuan ventilator. Pia menerangkan ventilator tersebut hanya dihentikan sementara, sedangkan selang ventilatornya masih terpasang dalam mulut. Secara keseluruhan, kata Pia, kondisi Adnan berangsur membaik. Detak jantung dan organ tubuh lainnya berfungsi secara normal. Namun, Adnan belum dapat berbicara.

Sejak dirawat di RSPI, tubuh Adnan juga dipasang alat pencuci darah secara otomatis nonstop. Alat ini berfungsi untuk mengontrol cairan yang masuk ke dalam tubuhnya dan sebagai pencuci darah secara otomatis dalam tubuh Adnan.

Kondisi kesehatan Adnan mulai menurun sejak Desember tahun lalu. Dia menderita gagal ginjal lantaran sering mengkonsumsi obat darah tinggi dan hemodialisis. Sejak itu pun Adnan harus melakukan cuci darah tiga kali dalam sepekan, seperti dilansir Tempo.

Pesan Terakhir
Advokat ternama Adnan Buyung Nasution sempat memberikan wejangan terakhir sebelum menghembuskan nafas terakhir. Hal ini disampaikan oleh menantu Adnan Buyung, Emil Akbar. 

"Semua dikasih wejangan. Satu-satu. Kalau untuk saya, ia berpesan untuk selalu berjuang, bersemangat. Seperti dia kan, selalu berjuang hingga akhir," ujar Emil dengan takzim.

Emil mengaku selama Adnan dirawat di rumah sakit,  ia selalu mendampingi hingga Adnan akhirnya meninggal pagi tadi. Pendiri Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) ini meninggal pada usia 81 tahun. 

"Iya, (saya) mendampingi. Sampai tadi di ambulans ikut juga," kata Emil.

Hingga berita ini diturunkan, rumah Adnan Buyung  mulai ramai didatangi pelayat, mulai dari tetangga hingga para rekan sesama pengacara.

Adnan Buyung Nasution meninggal dunia di Rumah Sakit Pondok Indah hari ini. Kondisi kesehatan Adnan mulai menurun sejak Desember tahun lalu. Dia menderita gagal ginjal lantaran sering mengkonsumsi obat darah tinggi dan hemodialisis. Sejak itu, Adnan harus melakukan cuci darah tiga kali dalam sepekan. 

Rencananya Adnan akan dimakamkan Taman Pemakaman Umum Tanah Kusir pada Kamis (24/9/2015) setelah sholat Ied.  (*)