![]() |
| (ilustrasi/ist) |
LAMPUNG - Untuk mewujudkan Kota Bandar Lampung di Provinsi Lampung menjadi 'kota cerdas' (smart city), pelaku usaha dari Amerika Serikat (AS) tengah menjajaki investasi bidang transportasi di provinsi berjuluk Sang Bumi Ruwa Jurai ini.
"Penjajakan dimulai Jumat ini dengan mendengarkan pengalaman dari Amerika Serikat di bidang transportasi dan pertemuan antara pelaku usaha Amerika Serikat dan pelaku usaha di Provinsi Lampung," kata Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Lampung, Taufik Hidayat, pada seminar Perencanaan Transportasi Terpadu di Bandar Lampung, Jumat (18/9/2015).
Ia menyebutkan, pelaku usaha dari Amerika Serikat tertarik untuk berinvestasi di bidang transportasi terutama di Kota Bandar Lampung sehingga berkembang menjadi kota cerdas. Dengan konsep kota modern ini, maka managemen pengelolaan kota akan menjadi sangat efisien, andal, dan produktif.
"Karena itu dibutuhkan infrastruktur yang memadai terutama bidang transportasi dan yang lainnya untuk mendukung kota cerdas," ujar Taufik.
Dia mengharapkan terjalin kerjasama dan merintis peluang investasi antara pelaku usaha Amerika Serikat dan usaha di Lampung.
Konsultan Amerika Serikat Robert Ewing menjelaskan bahwa Provinsi Lampung memiliki potensi alam yang sangat berlimpah dan sangat penting terhadap hubungan antara Indonesia dan Amerika Serikat.
Ia mengaku baru pertama kali datang ke Provinsi Lampung serta Pulau Sumatera dan langsung memfokuskan penjajakan investasi bidang transportasi.
Asisten Bidang Ekonomi Keuangan dan Pembangunan Provinsi Lampung Adeham mengatakan bahwa tugas berat dalam mewujudkan kota cerdas akan menjadi ringan melalui kerjasama dari seluruh pelaku pembangunan, baik pemerintah, swasta, perguruan tinggi maupun masyarakat.
"Dengan kerjasama yang saling bersinergitas kita berharap dapat segera mewujudkan Bandarlampung sebagai kota metropolitan sekaligus kota cerdas. Karena itu dengan dukungan dari pemerintah maupun pelaku usaha Amerika Serikat sangat dibutuhkan daerah ini," jelasnya.
Sesuai dengan kebijakan nasional yang tertuang dalam PP 26/2008 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Nasional, Kota Bandarlampung telah ditetapkan sebagai Pusat Kegiatan Nasional dan sebagai salah satu Kawasan Andalan Nasional yang ada di Sumatera, seperti dilansir Kontan.
Provinsi Lampung memiliki posisi yang sangat strategis karena berada di ujung Pulau Sumatera dan merupakan pintu gerbang Sumatera dari arah Jawa. Posisi ini membuat Lampung tumbuh dan berkembang dengan cepat. Mengacu pada hal tersebut, Kota Bandar Lampung diharapkan dapat berkembang menjadi kota cerdas. (*)
