![]() |
| Spanduk protes warga Desa Bakauheni, Lampung Selatan soal lahan mereka yang terkena pembangunan tol Lampung. (ist) |
LAMPUNG -
Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyatakan, dia bakal terus memantau
progres pembangunan jalan tol Trans Sumatera ruas Bakauheni-Terbanggi
Besar di Provinsi Lampung, sepanjang 140 kilometer, termasuk pembebasan
lahannya.
"Saya sudah tiga kali datang ke Lampung untuk memantau progres pembanguan jalan tol ini," kata Jokowi di Sabah Balau, Lampung Selatan, Jumat (6/11/2015).
Pembangunan jalan tol itu, katanya, akan dipantau perkembanganya setiap hari, setiap minggu, dan setiap bulan.
Ia menyebutkan pantauan tidak hanya untuk melihat kondisi fisik pengerjaan pembangunan jalan tol, tetapi juga termasuk pembebasan lahannya.
"Saat peletakan batu pertama pembangunan jalan tol, kondisi di Desa Sabah Balau masih hutan karet, saat ini sudah dalam tahap pengecoran," ujar Jokowi.
Presiden mengaku masih ada permasalahan sedikit terkait dengan pembangunan jalan tol tersebut, tetapi tidak terlalu bermasalah sehingga tidak perlu disampaikan, seperti dilansir Harianterbit.
Presiden Jokowi menargetkan pembangunan jalan tol ruas Bakauheni-Terbanggi Besar di Lampung hingga Palembang di Sumatera Selatan akan selesai selama dua tahun enam bulan hingga tiga tahun. (*)
