![]() |
| Umar Ahmad (ist) |
LAMPUNG - Kantor camat Pagar Dewa di Tulang Bawang Barat, Lampung terbakar, dan diduga sengaja dibakar oknum tidak bertanggungjawab, karena ditemukan sejumlah kecurigaan di lokasi kebakaran, Jumat (12/2/2016) sekitar pukul 23.45 WIB.
Bupati Tulang Bawang Barat, Umar Ahmad mengingatkan warga di Kecamatan Pagardewa agar tidak terprovokasi pascapembakaran kantor camat setempat.
"Mari kita serahkan polisi untuk pengusutan pelaku pembakaran kantor Camat Pagardewa, jangan bertindak sendiri-sendiri," kata Bupati Umar Ahmad saat meninjau lokasi kejadian di Tiyuh Pagar Dewa, Minggu (14/2/2016).
Bupati juga melakukan pertemuan dengan sejumlah tokoh dan aparat di Kecamatan Pagar Dewa agar tercipta rasa aman di tengah masyarakat. Bupati mengharapkan warga tidak terprovokasi dengan kasus ini, dan meminta para tokoh setempat untuk memberikan pemahaman yang positif terkait kasus tersebut, serta sebaiknya jangan menduga-duga pelakunya.
"Biarkan polisi yang mengusutnya hingga tuntas," ujar Umar.
Bupati juga meminta kasus tersebut jangan dikait-kaitkan dengan sejumlah peristiwa yang sedang menghangat di Tiyuh Pagar Dewa, salah satunya kasus sengketa lahan.
Bupati juga melakukan pertemuan dengan sejumlah tokoh dan aparat di Kecamatan Pagar Dewa agar tercipta rasa aman di tengah masyarakat. Bupati mengharapkan warga tidak terprovokasi dengan kasus ini, dan meminta para tokoh setempat untuk memberikan pemahaman yang positif terkait kasus tersebut, serta sebaiknya jangan menduga-duga pelakunya.
"Biarkan polisi yang mengusutnya hingga tuntas," ujar Umar.
Bupati juga meminta kasus tersebut jangan dikait-kaitkan dengan sejumlah peristiwa yang sedang menghangat di Tiyuh Pagar Dewa, salah satunya kasus sengketa lahan.
Sementara, Kapolres Tulang Bawang AKBP Agus Wibowo membenarkan adanya peristiwa kebakaran kantor camat di Tiyuh Pagar Dewa, Tulang Bawang Barat. Polisi sudah memasang police line di lokasi kantor camat yang diduga dibakar orang tidak dikenal.
Kapolres Agus mengaku belum bisa menyimpulkan motif pemicu terjadi pembakaran kantor camat Pagar Dewa itu, mengingat hingga saat ini pihaknya masih melakukan pemeriksaan sejumlah saksi terkait kasus tersebut.
"Saya belum bisa menyimpulkan motif apa dalam kasus pembakaran kantor camat ini. Tapi, kami yakin kasus ini bisa kami ungkap," ujarnya.
Guna mengungkap kasus tersebut, pihaknya akan memanggil sejumlah saksi terkait kasus tersebut termasuk para aparatur kampung dan kecamatan setempat.
"Kami akan telusuri dulu masalah apa yang sedang berkembang di Pagar Dewa ini," jelas Agus.
Pertemuan para tokoh telah digelar di kediaman Kepala Tiyuh Pagar Dewa sekitar satu kilometer dari kantor camat. Dalam pertemuan tersebut, Kapolres itu juga meminta warga tidak terprovokasi dengan kejadian tersebut, dan pihak kepolisian siap mengusut dan menangkap para pelakunya, seperti dilansir laman Wartaekonomi.
Kantor camat Pagar Dewa tersebut berada sekitar 1 km dari perkampungan warga. Muncul dugaan kantor tersebut sengaja dibakar, karena ditemukan sejumlah kecurigaan, yakni adanya kerusakan gembok pintu depan dan bertaburan arsip kantor di ruang sekretaris camat. Seluruh arsip yang berada di dalam kantor camat Pagar Dewa itu hangus terbakar.
Menurut Camat Pagar Dewa, Umar Usman, selain melalap arsip kantor, api juga menghanguskan sebagian bangunan gedung dan sejumlah mebel serta satu unit genset. Api diduga berasal dari dalam ruangan dan merambat ke plafon serta menghanguskan pula bagian belakang bangunan kantor camat itu.
Dia menduga kantor tersebut sengaja dibakar mengingat di dalam ruangan sekretaris camat dan ruangan camat terlihat ada kumpulan kertas yang ditumpuk dan sengaja dibakar. (*)
Kapolres Agus mengaku belum bisa menyimpulkan motif pemicu terjadi pembakaran kantor camat Pagar Dewa itu, mengingat hingga saat ini pihaknya masih melakukan pemeriksaan sejumlah saksi terkait kasus tersebut.
"Saya belum bisa menyimpulkan motif apa dalam kasus pembakaran kantor camat ini. Tapi, kami yakin kasus ini bisa kami ungkap," ujarnya.
Guna mengungkap kasus tersebut, pihaknya akan memanggil sejumlah saksi terkait kasus tersebut termasuk para aparatur kampung dan kecamatan setempat.
"Kami akan telusuri dulu masalah apa yang sedang berkembang di Pagar Dewa ini," jelas Agus.
Pertemuan para tokoh telah digelar di kediaman Kepala Tiyuh Pagar Dewa sekitar satu kilometer dari kantor camat. Dalam pertemuan tersebut, Kapolres itu juga meminta warga tidak terprovokasi dengan kejadian tersebut, dan pihak kepolisian siap mengusut dan menangkap para pelakunya, seperti dilansir laman Wartaekonomi.
Kantor camat Pagar Dewa tersebut berada sekitar 1 km dari perkampungan warga. Muncul dugaan kantor tersebut sengaja dibakar, karena ditemukan sejumlah kecurigaan, yakni adanya kerusakan gembok pintu depan dan bertaburan arsip kantor di ruang sekretaris camat. Seluruh arsip yang berada di dalam kantor camat Pagar Dewa itu hangus terbakar.
Menurut Camat Pagar Dewa, Umar Usman, selain melalap arsip kantor, api juga menghanguskan sebagian bangunan gedung dan sejumlah mebel serta satu unit genset. Api diduga berasal dari dalam ruangan dan merambat ke plafon serta menghanguskan pula bagian belakang bangunan kantor camat itu.
Dia menduga kantor tersebut sengaja dibakar mengingat di dalam ruangan sekretaris camat dan ruangan camat terlihat ada kumpulan kertas yang ditumpuk dan sengaja dibakar. (*)
