![]() |
| (foto: detik) |
LAMPUNG ONLINE - Tahu jika dirinya akan ditangkap polisi dalam pesta pernikahannya, yang digelar di sebuah hotel di kawasan Gubeng, Surabaya, Jawa Timur, sang pengantin pria berinisial LM kabur. Akibatya, pesta pernikahan tersebut bubar.
Polisi hendak menangkap LM yang dicurigai sebagai pengedar narkoba, setelah mengamankan Faisal di pesta pernikahan itu. Pria 41 tahun tersebut diamankan karena membawa ratusan narkoba jenis pil happy five dan puluhan pil ekstasi.
"Kami menunggu FR (Faisal) yang menjadi incaran kami, yang diinfokan datang ke pesta pernikahan," ujar Wakasat Narkoba Polrestabes Surabaya Kompol I Wayan Winaya kepada wartawan, Rabu (2/3/2016).
Polisi pun berpura-pura menjadi tamu undangan dan menyebar di beberapa titik. Polisi mengamati semua tamu yang ada. Gerak-gerik mencurigakan dari Faisal akhirnya membuat polisi menangkap dan menggeledah tas yang dibawanya, seperti dilansir Detik.
Dari penggeledahan itu, polisi menemukan 1.700 butir pil happy five dan 42 butir pil ekstasi. Di situ diketahui jika Faisal hendak mengantarkan narkoba kepada LM yang merupakan pemesannya.
Polisi yang menghormati pesta pernikahan itu sebenarnya hendak menangkap LM. Namun polisi memilih menunggu hingga pesta pernikahan usai. Namun keputusan itu salah. LM yang tahu jika Faisal telah diamankan segera kabur di tengah acara pesta pernikahan. Polisi yang terlambat menyadari akhirnya kehilangan jejaknya.
"Kami masih memburu LM yang kami duga kabur keluar kota," tandas Wayan. (*)
Polisi hendak menangkap LM yang dicurigai sebagai pengedar narkoba, setelah mengamankan Faisal di pesta pernikahan itu. Pria 41 tahun tersebut diamankan karena membawa ratusan narkoba jenis pil happy five dan puluhan pil ekstasi.
"Kami menunggu FR (Faisal) yang menjadi incaran kami, yang diinfokan datang ke pesta pernikahan," ujar Wakasat Narkoba Polrestabes Surabaya Kompol I Wayan Winaya kepada wartawan, Rabu (2/3/2016).
Polisi pun berpura-pura menjadi tamu undangan dan menyebar di beberapa titik. Polisi mengamati semua tamu yang ada. Gerak-gerik mencurigakan dari Faisal akhirnya membuat polisi menangkap dan menggeledah tas yang dibawanya, seperti dilansir Detik.
Dari penggeledahan itu, polisi menemukan 1.700 butir pil happy five dan 42 butir pil ekstasi. Di situ diketahui jika Faisal hendak mengantarkan narkoba kepada LM yang merupakan pemesannya.
Polisi yang menghormati pesta pernikahan itu sebenarnya hendak menangkap LM. Namun polisi memilih menunggu hingga pesta pernikahan usai. Namun keputusan itu salah. LM yang tahu jika Faisal telah diamankan segera kabur di tengah acara pesta pernikahan. Polisi yang terlambat menyadari akhirnya kehilangan jejaknya.
"Kami masih memburu LM yang kami duga kabur keluar kota," tandas Wayan. (*)
