Notification

×

Ada Pesta Durian di Kawasan Gunung Betung Bandar Lampung

01 March 2016 | 8:33 PM WIB Last Updated 2016-03-03T12:59:44Z
(ilustrasi/ist)

LAMPUNG - Pihak Dinas Kehutanan Lampung memprakarsai terbentuknya Kampung Hutan Durian Sumber Agung yang berada di bawah Gunung Betung, Bandar Lampung. Salah satu buktinya dengan akan menggelar agenda festival durian.

Kegiatan pesta durian tersebut dijadwalkan akan digelar pada Jumat (4/3/2016) dengan peserta seluruhnya warga di sana.

Agendanya antara lain pasar atau lelang durian, lomba durian (menampilkan durian unggul rasa dari para peserta gapoktan), makan durian (undangan makan gratis di tempat, jika bawa pulang harus membeli dari petani), serta menanam pohon durian secara simbolis.

"Kami dari Dinas Kehutanan ingin memberi kontribusi dari sisi hutan dan kehutanan untuk pariwisata Lampung," tegas Kepala Dinas Kehutanan Lampung Sutono, Selasa (1/3/2016).

Ia menjelaskan, daerah Sumber Agung yang berada di bawah Gunung Betung dan sebagian wilayahnya masuk daerah kawasan, akan menjadikan destinasi wisata baru di provinsi tersebut.

"Kami hanya dari sisi kehutanan. Apalagi di daerah tersebut terdapat penangkaran kupu-kupu sebagian wilayahnya masuk Taman Hutan Rakyat, ada penangkaran rusa dan lainnya," papar Sutono.

Menyinggung mengapa lebih fokus pada durian, ia menjelaskan buah tersebut termasuk dalam Multi Purpose Tree Species (MPTS) serta buahnya terkenal di seluruh dunia, seperti dilansir Inilah.

"Kampung Durian tersebut merupakan representasi dari hasil hutan bukan kayu, yang dibudidayakan masyarakat di kawasan tersebut. Sehingga selain hutan tetap terjaga, warga pun dapat mengambil manfaatnya," kata Sutono.

Selain itu, lanjut pria yang pernah menjabat Sekretaris Kabupaten Lampung Selatan, letak Sumber Agung tidak begitu jauh, hanya sekitar 10 kilometer dari Terminal Rajabasa.

"Ini bisa menjadi destinasi wisata andalan mendatang. Kami hanya menyiapkan lokasinya," papar Sutono.

Ia menambahkan, terbentuknya kampung durian dalam rangka meletakkan semangat membangun kemandirian ekonomi masyarakat desa, menjalankan fungsi strategis hutan sebagai fungsi ekologi, sosial dan ekonomi.

"Tujuannya adalah membuat Desa Sumber Agung yang merupakan bagian dari Tahura, menjadi salah satu ikon wisata agro di Lampung," ucap Sutono.

Ia juga mengatakan ke depan akan tergagas lomba penangkaran burung dan lainnya yang terkait dengan masalah pelestarian hutan dan ekosistemnya. (*)