Notification

×

Heli Jatuh, Keluarga Danrem Gugur Asal Lampung Tunggu Kepastian

21 March 2016 | 11:04 AM WIB Last Updated 2017-06-10T13:28:27Z
Kolonel (Inf) Syaiful Anwar

LAMPUNG - Suasana duka menyelimuti keluarga besar almarhum Kolonel (Inf) Syaiful Anwar di Bandar Lampung. Pihak keluarga dan kerabat mengibarkan bendera setengah tiang, sebagai ungkapan duka atas gugurnya Syaiful dan Kolonel Heri Setiadi (BAIS).juga asal Lampung, serta rekan-rekannya dalam peristiwa jatuhnya helikopter TNI di Poso, Minggu (20/3/2016).

Jatuhnya armada TNI AD itu menewaskan 13 orang yang terdiri dari kru dan penumpang. Salah satu yang merenggang nyawa dalam insiden ini adalah Komandan Korem 132/Tadulako Kolonel Inf Syaiful Anwar.

Kerabat Syaiful di Lampung sedih atas kepergian almarhum. Keluarga Danrem mengetahui persitiwa tragis ini setelah mendapat informasi dari Danrem 043 Gatam Lampung serta dari tayangan televisi, seperti dilansir Okezone.

Salah satu kerabat korban, Ismet Roni mengatakan keluarga besar Syaiful di Lampung juga masih menunggu kepastian informasi dari pihak instansi terkait, serta dari isteri alamarhum, Fitiriana Syah, terkait kemana almarhum akan dibawa pulang.

"Apakah ke rumah duka almarhum di Kawasan Kompleks Perumahan Tni Angkatan Darat di Cijantung, Jakarta Timur, atau akan dikirimkan ke pihak keluarga besar di Bandar Lampung," ujarnya.

Sementara, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan dukacita yang mendalam atas musibah jatuhnya helikopter TNI Angkatan Darat jenis Bell 412 EP dengan nomor HA 5171, di perkebunan Kelurahan Kasiguncu, Kecamatan Poso Pesisi, Sulawesi Tengah, Minggu (20/3/2016).

Dalam peristiwa tersebut, 13 prajurit menjadi korban saat menjalankan tugas operasi di Poso.

"Dukacita mendalam atas gugurnya 13 prajurit TNI dalam jatuhnya helikopter TNI AD 5171 di Poso. Mereka gugur jalankan tugas negara - Jkw," cuit Presiden Jokowi dalam akun Twitter resminya @jokowi, Senin (21/3/2016), seperti dilansir Okezone.

Sebelumnya, Kepala Pusat Penerangan TNI Mayor Jenderal TNI Tatang Sulaiman menyatakan, saat helikopter itu jatuh, cuaca dalam kodisi hujan.

Pihak TNI menyatakan, sebanyak 13 penumpang helikopter itu tewas. Korban tewas yang dirilis Mabes TNI, berikut daftar penumpang dalam helikopter tersebut:

1. Kol. Inf. Saiful Anwar (Danrem 132/Tdl).

2. Kol. Heri (BAIS).

3. Kol. Inf. Ontang R. P. (Satgas Intel Imbangan).

4. Letkol Cpm Tedy (Dandenpom).

5. Mayor Inf. Faqih (Kapten Rem).

6. Dr. Kapt Yanto.

7. Prada Kiki (Ajudan Danrem).

8. Kapt. Cpn Agung.

9. Lettu Cpn Wiradi.

10. Letda Cpn Tito.

11. Serda Karmin.

12. Sertu Bagus.

13. Pratu Bangkit. (*)