Notification

×

Ucapan Selamat Lebaran Bawa Ormas, Yaqut Diminta Mundur dari Jabatan Menag

06 May 2022 | 7:14 AM WIB Last Updated 2022-05-07T08:30:39Z

Menag Yaqut Cholil Qoumas. /Instagram.com/ @gusyaqut


Jakarta - Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas sempat mengucapkan selamat pada umat Mulim yang merayakan Hari Raya Idul Fitri 1443 H.

Seperti pada umumnya, ucapan tersebut diselipkan permintaan maaf sebagai salah satu jalan untuk kembali ke fitrah.

Dia mengaku sebagai manusia biasa tak luput dari kesalahan maupun dosa.

"Sebagai manusia biasa, apalagi pimpinan organisasi dengan 7 juta anggota, tentu saya memiliki bejibun kesalahan. Ijinkan saya memohon maaf dan memberikan ucapan Selamat Merayakan Idul Fitri 1443 H. Taqabbalallahu minna wa minkum. Siyamana wa Siyamakum. Minal aidin wal faizin," ujar Menag Yaqut Cholil Qoumas di akun Twitternya pada 1 Mei 2022.

Namun siapa sangka, ucapan selamat hari raya dari Menag ini justru tak mendapat sambutan baik dari sejumlah orang.

Bukan tanpa alasan, mereka menggaris bawahi perkataan Menag Yaqut yang mengklaim dirinya pimpinan dari 7 juta anggota.

Publik berpendapat semestinya sebagai seorang pemimpin, Menag Yaqut tak perlu membawa-bawa masalah hierarki saat meminta maaf.

"Ucapan selamat IdulFitri PALING NORAK seorang pejabat sekelas MENTERI," ucap pemilik akun @Pramudya***.

"Jabatan yg di beri oleh negara tidak boleh di khususkan untuk sekelompok org, Kalau masih menganggap diri dan jabatannya sebagai pemimpin ormas, mending mundur aja dari jabatan menag," ujar pemilik akun @Tunku***

"Bgini cara merangkai tata bahasa nya salh ini sekelas mntri loh, sharus nya urus aja ormas...???," kata pemilik akun @tedi***.

"Menteri agama kok kayak minta pengakuan gini sih," tutur pemilik akun @Asep***.

Sebagian orang juga menilai Yaqut Cholil Qoumas belum siap menjadi Menteri Agama.

"Utk meminta maaf sj kagak Pede. Harus ditambah dulu dg kata2 "sbg pimpinan organisasi dg 7 jt anggota". Padahal Menteri !.," kata pemilik akun @Gal***.

"Jika diamati dari unggahan tersebut dari atribut dan bajunya beliau mengatasnamakan pribadinya sebagai ketua GP Ansyor bukan pribadi sebagai Menteri Agama RI," kata pemilik akun @rin (*)