Notification

×

Kapolsek: Kasus Oknum PNS Aniaya Pedagang di Bandar Lampung Berakhir Damai

12 February 2023 | 5:30 AM WIB Last Updated 2023-02-21T02:09:11Z
Foto: Kompas.com

BANDAR LAMPUNG - Kasus dugaan penganiayaan yang dilakukan oknum PNS di Lampung terhadap pedagang martabak berakhir damai.


Hal tersebut dibenarkan Kapolsek Tanjung Karang Timur, Kompol Doni Aryanto saat dihubungi, Sabtu (11/2/2023).


Keduanya berdamai setelah korban, Erwin dengan oknum PNS berinisial MI melakukan mediasi di Mapolsek Tanjung Karang Timur.


"Kuasa hukumnya sudah mencabut laporan, jadi kita terapkan restorative justice sesuai dengan prosedur," ujar Doni.


Sementara Erwin mengatakan keputusannya mencabut laporan itu dari hatinya, tidak ada paksaan.


"Ini saya murni dari hati saya, setelah beberapa kali mediasi dan tidak ada sedikitpun paksaan," ungkapnya, dilansir Kumparan.


Diberitakan sebelumnya, pedagang martabak di Bandar Lampung diduga menjadi korban penganiayaan oleh oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS).


Peristiwa itu terjadi di Jalan Gajah Mada, Tanjung Karang Timur, Bandar Lampung pada Senin (30/1).


Berdasarkan video rekaman CCTV, terlihat pedagang martabak yang mengenakan baju berwarna merah dihampiri seorang pria yang mengenakan seragam dinas PNS.


Kemudian, oknum PNS tersebut tampak memukul hingga menyeruduk wajah pedagang menggunakan kepala.


Korban dalam insiden tersebut, Erwin mengatakan, saat itu pria yang mengenakan seragam dinas tersebut memarkirkan mobil di depan toko yang sedang buka.


"Karena mengganggu keluar masuk orang yang mau dagang, saya tegor yang punya mobil ini biar mindahin mobilnya agak maju ke depan," katanya, Jumat (3/1).


Namun, saat ditegur, pria tersebut tidak terima dan memarahi korban hingga terjadilah pemukulan. (*)