Notification

×

Kematian Dinilai Tidak Wajar, Makam Terduga Pencuri Tewas Ditembak Polisi Lampung Dibongkar

23 February 2023 | 12:12 PM WIB Last Updated 2023-03-02T04:25:50Z

Keluarga saat menyemayamkan jenazah Firullazi (Foto: Istimewa)


SUMSEL - Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Lampung melakukan ekshumasi dan autopsi terhadap jenazah Firullazi.


Firullazi adalah terduga pelaku pencurian kambing yang tewas saat ditangkap polisi dari Polres Lampung Utara (Lampura), Lampung.


Diketahui, keluarga menyebut kematian Firullazi tidak wajar seperti disiksa.


Proses berlangsung selama lebih kurang 6,5 jam di TPU Kelurahan Tanjung Raja Barat Kecamatan Tanjung Raja Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan (Sumsel),, Rabu, 22 Februari 2023.


Proses ekshumasi dan autopsi yang dilakukan tim dokter forensik dari Polda Lampung dan Polda Sumatera Selatan.


Pelaksanaan disaksikan langsung Dirreskrimum Polda Lampung, Kombes Pol Reynold Hutagalung.


Kepada awak media usai pelaksanaan ekshumasi dan autopsi, Reynold mengatakan, bahwa proses ini harus dilakukan untuk mengetahui penyebab kematian Firullazi.


"Ekshumasi dan autopsi ini merupakan salah satu rangkaian penyelidikan kasus tewasnya Firullazi," ujarnya.


Terkait laporan Iriani, istri Firullazi, Polda Lampung mengaku sudah meminta keterangan terhadap 42 orang.


"Dari 42 orang tersebut, setidaknya ada sekitar 20-an anggota polisi yang kita mintai keterangan," kata Reynold, dilansir Sumeks.


Tahapan yang dilakukan saat ini yang bekerjasama dengan stakeholder terkait, semata-mata untuk menjalani proses penyelidikan tersebut agar sempurna.


"Sehingga apa yang menjadi temuan-temuan, baik yang ditemukan di lapangan itu menjadi bagian kajian mendalam dari kami," tegas Reynold.


Anggota polisi yang telah dimintai keterangan berasal dari Polres Lampung Utara, Polda Lampung, dan juga polisi dari Polsek Indralaya Polres Ogan Ilir.


"Keterangan dari para anggota polisi ini masih kami dalami untuk pembuktian. Ini menjadi rangkaian penyelidikan laporan dari istri Firulazi," kata Reynod.


Disinggung mengenai ada kemungkinan penetapan tersangka, Reynold menegaskan saat ini masih dalam proses penyelidikan untuk menentukan ada atau tidaknya tindak pidana. (*)