![]() |
| Yuda (24), warga Desa Wiralaga 1, Mesuji diserahkan pihak keluarga usai melarikan diri (Foto: Istimewa) |
MESUJI - Satu dari dua pelaku penembakan kakak ipar di Mesuji, Lampung menyerahkan diri.
Pelaku, Yuda (24), warga Desa Wiralaga 1, Mesuji diserahkan pihak keluarga usai melarikan diri setelah menembak Kopot (38), warga Desa Gajah Mati, Kecamatan Sungai Menang, OKI, Sumatera Selatan.
Peristiwa penembakan di Pasar Desa Wiralaga 1, Kecamatan Mesuji, Kabupaten Mesuji dan sempat menggegerkan warga setempat itu terjadi pada Ahad (5/2/2023) sekitar pukul 09.00 WIB.
"Benar, pelaku diserahkan pihak keluarga di Desa Sungai Ceper, Sungai Menang, Kabupaten OKI, Sumsel," ujar Kasatreskrim Polres Mesuji, Iptu Fajrian, Rabu (8/2/2023).
Polisi mengamankan pelaku Yuda pada Senin (6/2/2023) sekitar pukul 17.30 WIB, setelah bersama pelaku lainnya, Joni (32) kabur ke Desa Sungai Cepet, Sumsel.
"Untuk satu pelaku lainnya masih dalam pengejaran petugas di lapangan. Kita minta agar kooperatif dan menyerahkan diri, agar dapat segera diproses hukum," imbau Fajrian, dilansir IDNTimes.
Polisi telah mengamankan barang bukti berupa 2 proyektil amunisi dari tubuh korba, 1 helai celana jeans pendek warna biru dengan bercak darah korban.
Barang bukti senjata api sampai saat ini masih dalam pencarian. Pasalnya, pengakuan tersangka Yuda senpi tersebut telah dibuang ke dalam sungai.
"Pelaku kini sudah ditetapkan sebagai tersangka ini, kami sangkakan jerat Pasal 351 Ayat 2. Ancamannya hukuman kurungan 9 tahun penjara," jelas Fajrian.
Korban kini dalam keadaan sehat dan masih tahap pemulihan di Rumah Sakit Mutara Bunda, Kabupaten Tulang Bawang, setelah sempat dibawa ke RSUD Ragab Begawe Caram, Mesuji.
"Korban sehat, sedang recovery. Setelah dilakukan pengangkatan proyektil peluru yang bersarang di tubuh korban,” terang Fajrian.
Kapolres Mesuji, AKBP Yuli Haryudo menjelaskan, peristiwa penembakan itu bermula saat korban berselisih dengan sang istri di rumah pelaku, Yuda.
Kemudian datang kedua pelaku dan keributan tersebut diketahui Yuda dan Joni.
Alhasil, kedua pelaku masih saudara istri korban tidak terima jika telah memarahi wanita tersebut, lantas Joni dan Yuda langsung menemui Kopot di pasar dan tiba-tiba berkelahi.
"Kedua pelaku mengeluarkan senpi dan menembak korban sebanyak 3 kali, pelaku Yuda menembak 1 kali dan Joni 2 kali yang mengenai tubuh korban," tandas Yuli. (*)
