Notification

×

Polisi Selidiki Pedagang Dianiaya Oknum PNS Arogan di Lampung Gegara Soal Sepele

04 February 2023 | 8:35 AM WIB Last Updated 2023-02-21T02:18:42Z
Erwin (30) pedagang martabak yang dipukul PNS gegara hanya meminta parkir mobil digeser, Jumat (3/2/2023). (Foto: Kompas.com) 

BANDAR LAMPUNG - Pedagang martabak di Lampung diduga dianiaya oknum ASN/PNS gegara parkir mobil.


Kapolsek Tanjung Karang Timur Kompol Doni Aryanto mengatakan pihaknya masih menyelidiki peristiwa itu. 


"Kita masih cari tahu kebenarannya," ujar dia, Jumat (3/2/2023).


Sebelumnya diberitakan, video pria berpakaian PNS memukul dan menanduk pedagang, viral beredar di grup WhatsApp di Bandar Lampung. 


PNS itu disebut tidak terima diminta menggeser mobilnya yang sedang parkir. 


Pada video itu terlihat seorang pria berpakaian cokelat berdiri di depan sebuah city car hitam yang terparkir di samping gerobak pedagang. 


Di awal video berdurasi 2.50 menit itu menayangkan seorang pria berpakaian cokelat khas pakaian dinas harian (PDH) ASN terlibat cekcok dengan pedagang yang berada di balik gerobak. 


Tiba-tiba pria berpakaian PDH ASN itu terlihat memukul si pedagang. 


Tak hanya itu, terlihat juga pria itu menandukkan kepalanya ke wajah si pedagang. 


Tangkapan layar saat oknum PNS diduga aniaya pedagang

Dari penelusuran, diketahui peristiwa itu terjadi di Jalan Gajah Mada, Kecamatan Tanjung Karang Timur. Lokasi pedagang itu berada di samping Rumah Sakit (RS) Graha Husada. 


Peristiwa tersebut dialami oleh Erwin Kurniawan (30) pedagang martabak yang sehari-hari berjualan di sana. 


Erwin mengatakan peristiwa itu terjadi pada Senin (30/1/2023) sekitar pukul 17.00 WIB. 


"Awalnya saya tegur karena dia berhenti lalu parkir mobil di depan gerobak saya," kata Erwin ditemui di lokasi. 


Erwin kemudian mengatakan kepada pria berpakaian ASN itu agar mobilnya diparkirkan saja di area parkir minimarket. 


Namun pria itu justru terlihat marah dan malah mengeluarkan makian kepada dirinya. 


"Saya dimaki-maki pakai kata kasar," kata Erwin, diansir Kompas.com.


Erwin ketika itu berusaha tidak terpancing dan diam sambil tetap membuat pesanan pembeli. Tiba-tiba pria itu mendekatinya dan menampar pipi sebelah kanannya. 


Menurut Erwin, saat itu banyak warga yang berusaha melerai. Tetapi pria itu justru semakin emosi. 


Dia lalu menanduk wajah Erwin dengan kepalanya. Akibatnya pipi Erwin di bawah kelopak mata mengalami memar. 


Erwin mengatakan setelah dilerai pria itu lalu kembali masuk ke dalam mobil dan pergi ke arah Teluk Betung. (*)