Notification

×

Bekukan PSSI, Menpora Imam Diancam Bunuh

21 April 2015 | 10:30 PM WIB Last Updated 2015-04-21T15:30:35Z
Imam Nahrawi 

LAMPUNG ONLINE - Setelah membekukan PSSI, Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi mendapatkan berbagai reaksi. Dia mengaku dihajar di media sosial hingga ada SMS ancaman pembunuhan.

Seusai sebuah acara seminar di Hotel Atlet Century, Selasa (21/4/2015), Imam mengungkapkan beragam reaksi usai keputusannya membekukan PSSI.

"Coba Menpora di media sosial, dihajar. SMS ke saya ada yang diancam bunuh segala macam. Nggak (usah dibalas), mereka semua teman saya, saudara saya," ungkap Imam kepada pewarta.

Imam juga memberikan jawaban saat ditanya mengenai pengambilalihan kantor PSSI di kawasan stadion Gelora Bung Karno, seperti dilansir Detik.

"Ya itu kawasan milik pemerintah. Belum tahu karena itu urusan Setneg. Kemenpora belum berkoordinasi dengan Setneg (soal itu). Mungkin mereka bikin tempat tersendiri di atas tanah, jadi di luar teritori pemerintah," ujar Imam.

Diketahui, surat pembekuan PSSI yang ditandatangani oleh Imam beredar hari Sabtu (18/4/2015) lalu. Hal itu bersamaan dengan kongres luar biasa PSSI yang berlangsung di Surabaya, yang menghasilkan pucuk pimpinan baru di bawah La Nyalla Matalitti sebagai ketua umum. (*)