Notification

×

Hari Ini, Google Doodle Rayakan Kuis Hari Bumi 22 April

22 April 2015 | 12:04 PM WIB Last Updated 2015-04-22T05:18:45Z
Tampilan Google doodles di Hari Bumi 2015. (LO)

LAMPUNG ONLINE – Hari Bumi merupakan salah satu peringatan Internasional yang dirayakan setiap tanggal 22 April setiap tahunnya. Hari Bumi dirayakan Google Doodles hari ini serta mengadakan Kuis Hari Bumi untuk siapa saja yang menggunakan pencarian google serta sebagai menghormati dan memberitahu semua masyarakat dunia untuk berpartisipasi menjaga bumi. Pertama kali dirayakan oleh Senator Amerika Serikat Gaylord Nelson pada tahun 1970 dan terus di rayakan setiap tahun sampai saat ini.

Saat ini Hari Bumi diperingati di lebih dari 175 negara serta dikoordinasi dengan cara global oleh Jaringan Hari Bumi (Earth Day Network). Banyak orang-orang yang juga merayakan Hari Bumi yang didekasikan buat melindungi bumi. Hari bumi pertama dirayakan di Amerika Serikat, serta mempunyai peserta serta peraya di dua ribu perguruan tinggi serta kampus, seputar sepuluh ribu sekolah basic dan menengah, juga beberapa ratus komunitas di semua Amerika Serikat. 

Lebih utama lagi, moment itu membawa 20 juta orang Amerika keluar rumah buat memperoleh cahaya matahari musim semi buat demonstrasi damai yang mensupport reformasi lingkungan.

Berdasarkan Nelson, moniker “Hari Bumi” yaitu “nama yang pasti serta logis” yang dianjurkan oleh “beberapa orang” pada musim gugur tahun 1969, termasuk juga, ia menulis, baik” seseorang rekan saya yang di bagian public relations “serta” seseorang eksekutif periklanan New York,” Julian Koenig. Earth Day Network. Jaringan Hari Bumi didirikan pada tahun 1993 dengan maksud membuat jaringan internasional yang didedikasikan buat mensupport pengorganisasian Hari Bumi.

Ada beberapa banyak cara untuk memperingati Hari Bumi yakni dengan cara menjaga, melindungi serta melestarikan Bumi yang sesuai dengan aturan di setiap Negaranya. Contohnya saja, Penanaman mangrove yang dikerjakan beberapa komunitas Muaragembongku di Kabupaten Bekasiperduli lingkungan ini dalam rencana memperingati Hari Bumi yang jatuh pada 22 April. Aktivitas itu mempunyai tujuan buat melestarikan serta melindungi ekosistem rimba mangrove.

“Karena, hutan mangrove di pesisir Muaragembong telah kronis serta telah beresiko pada bahaya abrasi. Serta di samping itu juga buat menetralkan kandungan zat beresiko di air disebabkan tingginya pencemaran air di Kabupaten Bekasi,” ungkap panitia aktivitas, Yusup Maulana. 

Berdasarkan Yusup, tindakan penanaman mangrove mesti menjadi agenda teratur, terutama di lokasi yang saat ini tengah gawat serta terancam bahaya abrasi seperti di Kampung Beting, seperti dilansir Szaktudas.

Sementara di Amerika akan mengadakan sebuah perayaan “Global Citizen 2015 Earth Day” Pawai yang dilangsungkan itu adalah gagasan berbarengan dengan Proyek Kemiskinan Global buat mengakhiri kemiskinan kronis didunia. Pihak penyelenggara berusaha menyorot permasalahan pergantian iklim. 

Pawai serta konser ini bertepatan dengan pertemuan tahunan Dana Moneter Internasional IMF serta Bank Dunia, yang di hadiri beberapa petinggi tinggi keuangan dunia.  “Hari Bumi” dengan cara resmi bakal diperingati pada hari Rabu, 22 April yang akan datang, yang sekaligus menandai peringatan “Hari Bumi” ke-45. (*)