![]() |
| Hamparan pasir putih di Pesawaran Lampung. Foto: Vieta Diani |
LAMPUNG ONLINE - Belum terlalu banyak diketahui para pejalan, Provinsi Lampung ternyata banyak memiliki surga tersembunyi yang tidak kalah cantiknya seperti Bali atau Kepulauan Gili di Lombok. Pulau dan pantai cantik ini tesebar di Kabupaten Pesawaran. Diresmikan pada tahun 2007, kabupaten ini dulunya adalah bagian dari Kabupaten Lampung Selatan. Inilah surga tersembunyi di Pesawaran Lampung.
Dibutuhkan waktu penyeberangan sekitar tiga atau empat jam dengan menggunakan kapal feri dari Pulau Jawa menuju ke Pulau Sumatera hingga tiba di Lampung. Dari Pelabuhan Bakauheni,perjalanan dilanjutkan menggunakan kendaraan darat selama kurang lebih tiga jam menuju Pelabuhan Ketapang, Lampung.
Lalu kemudian menyeberang dengan kapal nelayan selama 20 menit hingga akhirnya tiba di Pulau Kelagian Besar dimana tenda didirikan untuk bermalam, seperti dilansir dari blibur.com, Jumat (24/4/2015).
Pulau yang pada saat itu masih belum dialiri listrik dan tidak terdapat fasilitas apapun selain toilet umum tersebut menawarkan sebuah suasana tenang dan damai melalui lanskap pantai pasir putih dengan kecantikan dunia bawah lautnya yang beragam.
Pulau Pahawang
Pulau ini merupakan pulau yang cukup populer dan wajib dikunjungi jika berkesempatan berwisata ke wilayah ini. Dengan total luas 1.084 hektar, pulau ini terdiri dari dua pulau utama yaitu Pahawang Besar dan Pahawang Kecil. Pulau Pahawang Besar memiliki potensi pariwisata laut yang indah sekali.
Dengan air yang jernih, aneka ikan hias laut dan terumbu karangnya dapat terlihat jelas dari atas permukaan laut.
Pulau ini juga memiliki laguna, hutan bakau dan danau payau yang menjadi daya tarik sendiri. Tidak jauh dari pulau ini, terdapat Pulau Pahawang Kecil yang dapat ditelusuri dengan snorkeling atau berjalan kaki di atas pantai pasir putih bersih dan berliku. Perlu diperhatikan, pulau ini dikelola oleh warga asing yang memiliki vila pribadi.
Walau begitu, pengunjung tetap diperbolehkan menikmati keindahan pantai pasir putih asalkan tidak mengotorinya.
Pulau Tanjung Putus
Surga lainnya bagi para pencinta dunia bawah laut adalah Pulau Tanjung Putus. Ikan hias, terumbu karang, anemon dan keanekaragaman baharinya masih sangat terjaga. Ikan di sini pun jiknak dan tidak malu jika didekati manusia saat berenang, siap menyambut di bibir pantai ketika kapal mendekat.
Dinamakan Tanjung Putus karena letaknya yang berhimpitan dengan Pulau Sumatera. Lokasi snorkeling di pulau ini terbilang aman karena ‘dipagari’ oleh tali pelampung sehingga kapal nelayan tidak dapat parkir terlalu dekat dan merusak ekowisatanya.
Pulau Tanjung Putus dikelilingi pulau kecil lainnya seperti Pulau Balak, Lalangga, Lok dan Lunik. Dan di atas pulau ini terdapat resor cukup mewah yang kebanyakan dikunjungi oleh wisatawan mancanegara.
Pulau Tegal
Pulau ini terfavorit! Lanskap pulau ini berbeda dari pulau-pulau yang lain karena lokasi snorkelingberada di balik tebing yang membuat kesan tersembunyi dan masih sangat sepi. Dunia bawah lautnya terlihat jelas dari atas permukaan air transparan dan jauh lebih indah dibanding gugusan Kepulauan Seribu dengan kedalaman dua hingga lima meter.
Pulau ini juga masih alami dan terjaga baik. Tidak jauh dari lokasi snorkeling, terdapat Gosongan Tegal yang terdiri dari hamparan pasir putih luas di tengah laut. Sangat cocok untuk melepas lelah setelah seharian snorkeling dan berfoto ria. (*)




