Notification

×

Kakek asal Lampung Dihipnotis di Jakarta, Uang-Ponsel Raib

15 April 2015 | 9:08 AM WIB Last Updated 2015-04-15T02:08:37Z
Muhtadin

JAKARTA - Seorang pensiunan Satpam BRI Cabang Tanjung Karang, Lampung, dihipnotis pria tak dikenal di Stasiun Kereta Api (KA) Gambir di Jalan Medan Merdeka Timur, Jakarta Pusat, Selasa (14/4/2015). Uang Rp 700 ribu berikut ponsel raib setelah ditukar bungkusan kertas.

Selanjutnya, Muhtadin (55) warga Banjar Negeri Induk, Natar, Lampung Selatan, itu melapor ke Pospol Stasiun Gambir. Sedangkan pelaku yang mengaku bernama Haris Panas, masih diburu polisi.

Korban menuturkan, sekira pukul 16.00, Selasa sore itu dirinya naik pesawat Sriwijaya Air dari Bandara Raden Intan II (Branti), Lampung dan tiba di Bandara Soekarno-Hatta satu jam kemudian. Kemudian pria yang sudah memiliki cucu itu naik Bus Damri menuju Stasiun KA Gambir. Korban rencananya akan ke rumah keponakannya di Jatinegera, Jakarta Timur. Setibanya di Stasiun KA Gambir, korban turun dari bis Damri.

Saat Muhtadin turun dari bus, satu pria berpenampilan perlente sempat berjabat tangan dengan korban lalu menawarkan jasa. Usai berjabat tangan, kakek bercucu empat itu tiba-tiba merasa pusing. Pria yang belakangan ternyata pelaku hipnotis tersebut kemudian memberi nasi bungkus kepada korban.

Dalam kondisi setengah sadar, pelaku kemudian meinta uang dan ponsel korban. Setelah diberi, pelaku dengan meyakinkan menyerahkan bungkusan kecil, yang katanya berisi uang 27 ribu dollar. Pelaku lalu kabur ketika melihat Muhtadin tak sadarkan diri, seperti dilansir Poskotanews

Penumpang lain yang melihat korban pingsan lalu menolongnya. Setelah siuman, Muhtadin mengaku habis dihipnotis. Kini pria asal Lampung itu dibawa ke kantor polisi dan masih dalam kondisi setengah sadar di Pospol Stasiun KA Gambir. (*)