![]() |
| Joko Widodo (Jokowi) |
MESUJI - Diduga karena kesal lantaran harga BBM lagi-lagi dinaikkan pemerintahan Joko Widodo (Jokowi), seorang pelajar SMP swasta di Kabupaten Mesuji, Provinsi Lampung, mencoret-coret gambar Jokowi serta mengganti tampilannya menjadi gambar seronok. Usai mencoret-coret, dari laporan yang diterima Pemkab Mesuji, siswa tersebut kemudian meng-upload-nya ke media sosial (medsos).
Namun saat wartawan melakukan penelusuran, gambar dimaksud sudah tidak ada di facebook, sebagai medsos yang disinyalir digunakan siswa itu meng-upload foto seronok tersebut. Sebagai pembinaan, pemkab telah mengirim bagian hukum ke kediaman siswa tersebut, untuk memberikan pengarahan.
Awalnya, Pemkab Mesuji bakal melaporkan siswa SMP swasta yang tidak disebutkan namanya itu ke pihak kepolisian. Ini terkait penyalahgunaan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE). Serta UU No. 44/2008 tentang Pornografi.
"Saat ini belum saya temukan. Kita sedang dalami. Tapi pemkab telah berkomunikasi langsung ke pihak keluarga siswa bersangkutan untuk mengkomunikasikan bahaya sembarang mengupload gambar," ujar Bupati Mesuji Khamami, Jumat (3/4/2915).
Dari kabar yang beredar, salah seorang yang ikut menegur siswa tersebut memukulnya, lantaran tidak bisa menahan emosi, Tidak terima, pihak keluarga bermaksud melaporkannnya dengan indikasi penganiayaan. Beruntung permasalahan telah damai secara kekeluargaan.
"Semua sudah tertengahi secara kekeluargaan. Mudah-mudahan tidak sampai ke ke kepolisian. Sebab, bagaimanapun sang siswa tetap salah," jelas Khamami, seperti dilansir Radarlampung.
Terpisah, Kepala Desa Bangun Jaya Kecamatan Tanjung Raya, Imam Supingi, mewakili keluarga siswa membenarkan bila kedua pihak telah berdamai. "Iya, sudah damai secara kekeluargaan. Jadi keduanya telah menganggap persoalan selesai," ujar Imam. (*)
