LAMPUNG - Selama bulan Maret 2015, jumlah ekspor lada hitam di Provinsi Lampung tercatat sebanyak 817 ton atau senilai 7,4 juta US dolar.
"Jumlah tersebut mengalami peningkatan bila dibandingkan bulan Februari 2015, yang tercatat sebanyak 641 ton atau senilai 6,1 juta US dolar," jelas Kepala Dinas Perdagangan Provinsi Lampung Ferynia didampingi Kepala Bidang Perdagangan Luar Negeri Ratna Dewi, Selasa (21/4/2015).
Ditambahkan, ekspor lada hitam asal Lampung saat ini masih terus berlangsung, kendati produktivitas komoditas tersebut tidak sebanyak beberapa tahun lalu. Apalagi panen lada di Lampung diperkirakan baru akan berlangsung sekitar bulan Juli hingga Agustus 2015 atau setelah panen kopi.
"Lada masih merupakan komoditas andalan Lampung untuk memenuhi kebutuhan daerah sendiri maupun ekspor, selain kopi, kelapa sawit, kakao, dan lainnya." ujarnya, seperti dilansir laman RRI.
Sementara untuk negara tujuan utama ekspor lada Lampung yakni Amerika Serikat, Singapura, India, Vietnam, dan Tiongkok. (*)