Notification

×

Penjahat Remaja asal Lampung Foya-Foya di Hotel dengan Cewek

25 April 2015 | 2:51 PM WIB Last Updated 2015-04-25T07:51:59Z
ilustrasi

JAKARTA - Dua penjahat remaja asal Lampung Timur, diringkus polisi saat tengah berfoya-foya bersama wanita di Hotel Safari di Lokasari, Jakarta Barat, Senin (22/4/2015) lalu. Mereka adalah Rio Andika Saputra (16) dan Farel (17), remaja sekolah menengah asal Kecamatan Jabung, Lampung Timur. Mereka baru sepekan ini berada di Jakarta dan bergabung dengan kelompok penjahat asal Lampung pimpinan Zakar.

Kanit V Subdit Resmob Direktorat Reserse Kriminal Umum, Komisaris Handik Zusen, mengatakan, Rio dan Farel diringkus bersama seorang wanita di kamar 24 hotel tersebut.

"Itu pacar saya perempuannya. Dia memang kerja di Jakarta," ucap Rio kepada wartawan, Jumat (24/4/2015) siang usai jumpa pers.

Handik mengatakan, komplotan Zakar sudah lama diincar. Sebab Zakar sudah terlalu terkenal dan banyak menciptakan penjahat-penjahat baru, termasuk Rio dan Farel yang baru sepekan ini berlatih jadi penjahat dari Zakar.

Kelompok Zakar diduga melakukan banyak aksi pencurian dan pembegalan di kawasan Jaka‎rta Barat, Jakarta Pusat, Jakarta Timur. Tahun 2015 ini tercatat ada 150 pencurian motor maupun pembegalan di wilayah itu.

"Akan kami cek nanti berapa lokasi yang sebenarnya kelompok ini beraksi," ucap Handik.

Usai meringkus kedua remaja itu, polisi terus mengembangkan dan merembet dengan meringkus anak buah Zakar lainnya. Bahkan sampai Zakar pun tertangkap.

Namun Zakar sempat melawan saat hendak diringkus di rumah kontrakannya di Tamansari, Jakarta Barat pada Jumat (24/4/2015). Zakar menembak polisi dengan senjata api jenis revolver rakitan dengan amunisi ukuran kaliber 9 mm.

Bahkan Zakar sempat meletupkan tiga empat tembakan ke arah Handik dan kawan-kawan. Polisi balas menembak dan Zakar pun tewas tertembak, seperti dilansir Wartakota.

Terlibat baku tembak
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, polisi terlibat baku tembak di jalanan dengan gerombolan penjahat asal Lampung, Minggu (19/4/2015). Dua penjahat tewas tertembak setelah beraksi seperti koboy.

Kanit V Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Komisaris Handik Zusen, membenarkan, hal itu. Peristiwa terjadi pukul 14.30 di depan Graha Cijantung, Jakarta Timur.

Menurut Handik, saat baku tembak terjadi, penjahat berjumlah lima orang dan menaiki tiga motor. Lalu dua diantara yang memegang senjata menembaki anak buah Handik yang mengejar. Keduanya bergaya seperti koboy. Menembak ke belakang sambil motor berlari kencang.

Dua pelaku yang memegang senjata api rakitan menembak dari dua motor berbeda. Kedua pelaku bersenjata ini sama-sama dalam posisi dibonceng. Makanya mereka bebas menembak.

"Tapi kena tembak oleh polisi akhirnya dua pelaku itu," ucap Handik ketika dihubungi, Minggu (19/4/2015).
Setelah dua penjahat tertembak jatuh. Tiga temannya melarikan diri. "Kami masih memburu tiga teman penjahat itu sekarang," ucap Handik.

Insiden baku tembak terjadi saat polisi ketika anggota Unit V Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya tengah melakukan observasi di lapangan.

Saat melintas di lokasi, polisi mencurigai pelaku yang menaiki 2 unit motor. Polisi mengikutinya sampai pelaku sadar diikuti dan terjadilah baku tembak itu.

Handik menambahkan, pelaku yang mereka kejar ini adalah kelompok yang kerap melakukan berbagai aksi kejahatan jalanan. Mulai dari pencurian motor, pembegalan, sampai perampokan. "Ini kelompok Lampung," ucap Handik. (*)