![]() |
| Nurul Izzah |
LAMPUNG ONLINE - Putri pemimpin oposisi Malaysia Anwar Ibrahim, Nurul Izzah dan Nurul Iman menemui sejumlah aktivis dari beberapa lembaga swadaya masyarakat (LSM) di Jakarta, Sabtu (4/4/2015). Ini dilakukan guna menggalang dukungan agar terciptanya kemajuan demokrasi di Malaysia.
"Kami sekeluarga sedang melancarkan inisiatif kebebasan berpendapat. Namun, perjuangan kami bukan hanya untuk satu individu (Anwar Ibrahim), tetapi kebebasan rakyat Malaysia secara total," ujar Nurul Imam saat konferensi pers di Sekretariat KontraSQ, Jakarta Pusat.
Izzah menyebutkan, perjuangan mencari kebebasan berpendapat sebenarnya telah dilakukan di Malaysia sejak 1968. Tetapi, hingga saat ini kebebasan yang dimaksud belum juga tercapai. Bahkan, kondisinya semakin parah, seperti dilansir Skalanews.
Salah satu contoh, misalnya pemenjaraan yang dilakukan pemerintah Malaysia terhadap Anwar Ibrahim. pada 10 Februari 2015 lalu. Penahanan tersebut merupakan yang kali kelima sejak pertama kali menjadi tahanan politik pada 1972. (*)
