![]() |
| Lampu jalan di flyover Gajah Mada-Ir Juanda, Bandar Lampung. (ist) |
BANDAR LAMPUNG - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung, Provinsi Lampung, kehilangan 250 unit timer lampu jalan yang diduga dicuri orang tak bertanggung jawab. Akibatnya pemerintah kota setempat mengalami kerugian hingga Rp100 Juta.
Kepala Bidang Penerangan Jalan Umum Disbertam Kota Bandar Lampung Basuni Ahyar mengatakan jumlah kehilangan timer lampu jalan ini selama tahun 2015. Pencurian ini sangat merugikan karena harga timer per unitnya cukup mahal, Rp400 ribu.
"Pencurian terjadi ketika pemadaman listrik. Kalau lampu hidup pencuri tidak berani karena memang sulit untuk mengambilnya," kata Basuni, Kamis (28/5/2015).
Menurutnya, lokasi timer yang paling banyak dicuri ada di jalan daerah Way Halim dan di sejumlah jalan protokol. Pihaknya telah berkoordinasi dengan Polresta Bandar Lampung maupun Polsek termasuk lurah dan camat, seperti dilansir Lampost.
Untuk mengantisipasi terjadinya kehilangan kembali timer lampu jalan, kata Basuni, pihaknya menyemprot timer untuk menurunkan nilai ekonomis hingga menambah gembok.
"Untuk semprot pilok kurang efektif memang, tetap timer hilang. Diberi gembok ganda lumayan berkurang kehilangan timer. Namun, masih ada yang dijebol di Jalan Sultan Agung," terangnya. (*)
