LAMPUNG ONLINE - Kelompok penjahat muda asal Lampung bertebaran di Jakarta. Ada tiga kelompok yang diungkap polisi pada Mei 2015. Bahkan dua kelompok diantaranya adalah regenerasi dari kelompok Asal Lampung lain yang telah diberangus polisi.
Dua kelompok itu adalah kelompok Erwin (20) dan Safrin Effendi (20) alias Mail. Keduanya berasal dari Jabung, Sebelumnya Erwin dan Safrin ikut dalam kelompok begal yang dipimpin Zakaria, begal senior asal Jabung, Lampung Timur.
Mereka dibawa oleh Zakaria sejak tahun 2014 lalu ke Jakarta dan mulai diajari berbagai aksi kejahatan bersama kelompok Zakaria. Namun kelompok Zakaria diberangus beberapa waktu lalu. Bahkan Zakaria tertembak mati oleh polisi dalam sebuah kontak tembak di sebuah rumah kontrakan di Tamansari, Jakarta Barat pada Jumat (24/4/2015) lalu.
Rupanya saat itu Erwin dan Safrin lolos dari tangkapan polisi. Keduanya kemudian memisahkan diri dan masing-masing membentuk kelompok baru.
Mereka sama-sama merekrut orang yang usianya lebih muda. Lalu dijadikan anak buahnya sementara keduanya berlaku sebagai 'Kapten'. Erwin memiliki 3 anak buah. Sedangkan Safrin punya enam anak buah. Kemudian lekas beraksi melakukan berbagai kejahatan.
Tetapi kelompok penjahat ini melakukan jenis kejahatan yang dipandang paling rendah di antara semua penjahat asal Lampung, yakni pencurian motor.
Sejak April sampai Mei 2015, kelompok Erwin menggasak 30 motor di 30 lokasi di wilayah Jakarta Selatan dan Depok. Sedangkan kelompok Safrin menggasak 20 motor di 20 lokasi di Depok dan Tangerang.
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Krishna Murti, mengakui banyaknya kelompok penjahat yang terus beregenerasi di Jakarta, seperti dilansir Wartakota.
"Kami sudah petakan itu. Dan memang banyak. Jadi memang ada itu kelompok baru yang terbentuk setelah memisahkan diri dengan kelompok lamanya. Jadi memang beregenerasi, " kata Krishna dalam jumpa pers di Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kamis (28/5/2015).
Sementara itu, Kanit V Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Komisaris Handik Zusen, mengatakan, penjahat asal Lampung memang bisa memainkan segala bentuk kejahatan. Mulai dari pencurian motor bahkan perampokan motor atau mobil.
"Dan kejahatan pencurian motor ini biasanya bentuk kejahatan awal yang dilakukan seorang penjahat," ucap Handik. (*)
