LAMPUNG - Nilai ekspor komoditas dari Lampung selama Mei 2015 tercatat sebesar USD318,8 juta, mengalami kenaikan sebesar USD31,1 juta atau 10,82 persen dibanding perolehan pada April 2015.
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Lampung Adhi Wiriana mengatakan, kenaikan tidak hanya terjadi bila dibandingkan bulan sebelumnya. Nilai ekspor sejak Januari hingga Mei 2015 juga mengalami kenaikan dibandingkan periode yang sama di tahun lalu yang sebesar USD79,50 juta.
"Tercatat lima jenis mata dagangan ekspor utama yang mengalami kenaikan nilai ekspor pada Mei, yakni lemak dan minyak hewan/nabati, kopi, teh, rempah-rempah, batu bara, olahan dari buah-buahan/sayuran, serta bubur kayu/pulp," ungkap Adhi, di Bandar Lampung, Sabtu (27/6/2015).
Kontribusi terbesar terhadap nilai ekspor Mei 2015 Provinsi Lampung dari lima barang utama yang terdiri atas lemak dan minyak hewan/nabati, kopi, teh, dan rempah-rempah, batu bara, olahan dari buah-buahan/sayuran serta bubur kayu/pulp. Masing-masing kontribusinya 43,64 persen, 13,99 persen, 9,66 persen, 6,62 persen dan 5,62 persen dari total ekspor Januari-Mei 2015 Provinsi Lampung.
"Peranan kelima golongan barang ekspor tersebut mencapai 79,13 persen dari total nilai ekspor pada periode yang sama," ujarnya, seperti dilansir Metrotvnews.
Negara tujuan utama ekspor Mei 2015, antara lain Tiongkok senilai USD39,4 juta, India USD35,9 juta, Amerika Serikat USD27,1 juta, diikuti Malaysia dan Taiwan, masing-masing senilai USD24,4 juta, dan USD23,7 juta. Peranan kelimanya mencapai 47,20 persen. (*)
Negara tujuan utama ekspor Mei 2015, antara lain Tiongkok senilai USD39,4 juta, India USD35,9 juta, Amerika Serikat USD27,1 juta, diikuti Malaysia dan Taiwan, masing-masing senilai USD24,4 juta, dan USD23,7 juta. Peranan kelimanya mencapai 47,20 persen. (*)
