![]() |
| Iwan Indarto |
LAMPUNG - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Amanat Nasional (PAN) Fikri Yasin mengatakan, insiden penikaman yang dialami seorang kader partainya bernama Iwan Indarto bukan ranah partai.
"Itu di luar kewenangan partai karena itu masalah pribadi," ujarnya saat dihubungi, Jumat (5/6/2015).
Dia menilai insiden tersebut lantaran dendam pribadi. "Karena mereka sama-sama bukan formatur, apa yang mau diributkan enggak ada kaitannya sama partai," ungkap Fikri, seperti dilansir Lampost.
Dia pun menampik adanya motif perebutan posisi sekum DPW PAN. "Enggak ada perebutan kursi kecuali yang berseteru satu formatur, satu bukan, tapi mereka kan bukan formatur, apa yang diperebutkan," tukas Fikri.
Sebelumnya diberitakan, diduga akibat adu mulut dalam rapat kepengurusan DPW PAN Lampung di Hotel Amalia, Senin (1/6/2015) malam lalu, seorang kader Partai Amanat Nasional (PAN) Kota Bandar Lampung, Iwan Indarto ditujah. Pelaku penusukan diduga ada tiga orang yakni berinisial Ir, An, dan Is.
"Keributan terjadi ketika ada rapat di kamar hotel No.222. Cekcok mulut, Iwan bersitegang membela Hamrin Sugandi," kata sumber yang enggan disebutkan namanya, Kamis (4/6/2015). (*)
