Notification

×

Begal di Lampung Utara Mengganas, Tembak Guru di Pusat Kota

30 July 2015 | 2:43 PM WIB Last Updated 2015-07-30T07:48:12Z
Daud menunjukkan sebutir peluru yang ditembakkan pelaku begal. (ist) 

LAMPUNG - Aksi kejahatan jalanan di Kabupaten Lampung Utara, Provinsi Lampung makin ganas. Komplotan begal menembak seorang guru SD yang sedang mengendarai sepeda motor berboncengan dengan istrinya di pusat perkotaan Kotabumi, ibukota kabupaten tersebut.

Korban adalah Daud (47), warga Jalan Bougenvile, Kelapa Tujuh, Kotabumi Selatan. ‎Saat itu, korban mengendarai Honta Beat warna putih BE 4713 JL. 

"Saya berboncengan dengan isteri saya, Siarni," kata dia ketika ditemui dikediamannya, Kamis (30/7/2015).

Saat itu, Daud akan pergi ke Pasar Sentral Kotabumi. Sesampainya di Jalan Soekarno Hatta, tepatnya di panglong kayu milik Bustami, tiba-tiba motornya dipepet dua orang tidak dikenal. Seorang pelaku yang berada duduk di bagian belakang motor langsung mengeluarkan pistol dan menembak Daud. Satu peluru bersarang di bagian paha kirinya.

"Lukanya tidak terlalu serius. Motor tidak diambil oleh pelaku," ujar guru SD di Daya Sakti, Tulangbawang Barat itu. Daud mengalami luka terkena serempetan peluru di paha kanan dan kiri. 

"Tiga luka di paha kanan, satu di paha kiri," kata dia.

Beruntung, isteri yang saat itu ikut bersama dengannya mengendarai sepeda motor, tidak terluka. Setelah mengalami insiden penembakan, korban sempat pulang ke rumah, baru kemudian diantarkan oleh anak menantunya ke RSUD Ryacudu, Kotabumi untuk mengobati lukanya.

"Saya berobat ke rumah sakit karena sampai di rumah merasa kepanasan di paha," ujarnya. 

Luka tembak yang dialami korban begal bernama Daud menembus jaket, baju, juga celana dalamnya. Peluru itu kemudian mengenai kedua pahanya.

"Peluru tetap tembus sampai celana dalam saya. Pelurunya nyangkut di celana," ujar dia.

Seorang perawat di RSUD Ryacudu menerangkan korban hanya menjalani rawat jalan. Ia mengalami luka di bagian paha dan dijahit di bagian kanan, seperti dilansir Tribunlampung

"Dia sudah kami obati dengan menjahit luka di paha kanan, dan dia akan datang ke RSU Ryacudu kembali siang ini untuk mengecek secara lengkap," kata dia. (*)