Notification

×

Bentrok Mesuji, Warga OKI Serang saat Bupati Khamami di Lokasi

05 July 2015 | 11:09 AM WIB Last Updated 2015-07-05T04:11:41Z
Bupati Mesuji Khamami (kiri) dan Kapolda Lampung Brigjen Pol Edward Syah Pernong. (ist)

MESUJI - Situasi di Desa Keagungan Dalam, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Mesuji, masih tegang. Informasi yang dihimpun dari salah satu warga yang enggan namanya ditulis menyebutkan, pada Sabtu (4/7/2015) malam sekitar pukul 23.00 WIB, saat rombongan Bupati Mesuji Khamami sedang berada di lokasi bentrok, kelompok warga Sungai Ceper, OKI, Sumatera Selatan menyerang dengan melepaskan tembakan.

Aparat kepolisian dan satuan Brimob yang masih berjaga-jaga di lokasi membalas serangan warga Sungai Ceper. Mereka berhasil memukul mundur kelompok tersebut. Beruntung tidak ada korban jiwa. Hanya saja beberapa rumah warga setempat rusak akibat terkena peluru dari senjata api warga Sungai Ceper. 

"Salah satu rumah warga sini diberondong peluru oleh mereka (warga Sungaiceper) yang hendak menuntut balas atas kematian rekannya kemarin. Nahasnya, pas kebetulan pak bupati ada di situ, tapi beliau tidak apa-apa," ujar sumber.

Diketahui, serangan balasan ini menyusul tewasnya Awa, warga OKI akibat terkena tembakan di bagian kepala, setelah terlibat bentrok fisik dengan kelompok Toni alias Jambrong dan Indra, warga Desa Talang Gunung, Kecamatan Mesuji Timur, yang dipicu klaim areal sawit PT BSMI di Blok N.

Hal itu membuat warga Sungai Ceper yang memiliki senjata api rakitan ingin menuntut balas. Sejak Sabtu petang, mereka sudah bergerak menuju ke Desa Keagungan Dalam menggunakan tiga unit speed boat. Namun, melihat ratusan polisi dan satu kompi anggota Brimob yang bersiaga, mereka sempat mengurungkan niatnya, seperti dilansir Lintaslampung.

Sebelumnya, Kapolda Lampung Brigjen Pol Edward Syah Pernong didampingi Kapolres Mesuji AKBP Trisna, SIK, serta beberapa pejabat Polda Lampung yang sempat datang ke Mesuji untuk meninjau lokasi bentrok dua kelompok masyarakat di Desa Keagungan Dalam, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Mesuji memastikan bahwa situasi di sana sudah kondusif. Pihaknya juga akan terus bersiaga di lokasi agar situasi dapat terkendali. 

“Kondisinya mulai kondusif, tapi personil masih terus siaga,” kata Kapolda kepada awak media di Mapolsek Tanjung Raya, Sabtu siang.

Menurut Kapolda, jajarannya akan mengusut sejumlah pelaku yang terlibat bentrok antar warga Keagungan Dalam dan Sungai Ceper, Kecamatan Sungai Menang, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Provinsi Sumatera Selatan. 

“Dua pelaku sudah diamankan. Kita masih menyelidiki dugaan adanya keterlibatan pelaku lainnya. Kita juga akan mengungkap penyebab bentrok, termasuk provokatornya,” ujar mantan Kapolrestabes Semarang ini.

Dari pantauan di lokasi, sampai berita ini diterbitkan, situasi di Desa Keagungan Dalam masih mencekam. Puluhan anggota gabungan dari TNI dan Polri terlihat masih berjaga disekitar lokasi, mengantisipasi adanya serangan susulan oleh warga Sungai Ceper. (*)