LAMPUNG - Pendaftaran bakal calon kepala daerah (Balonkada) untuk pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak 9 Desember 2015 mendatang, telah resmi dibuka mulai 26 Juli hingga 28 Juli 2015. Di Lampung, KPU di delapan kabupaten/kota telah menerima beberapa balonkada yang mendaftar.
Dari delapan kabupaten/kota yang menggelar pilkada, pada hari pertama pendaftaran, Minggu (26/7/2015), tercatat sebanyak delapan pasang bakal calon kepala daerah dan wakil kepala daerah yang menyerahkan berkas.
Delapan pasang calon ini yakni dari, Kabupaten Pesawaran sebanyak dua pasang balonkada, Lampung Timur (dua pasang balonkada), Kota Bandar Lampung (dua pasang balonkada), Kota Metro (satu pasang balonkada), dan Lampung Tengah (satu pasang balonkada).
Sedangkan yang belum ada pendaftaran balonkada yakni di Kabupaten Lampung Selatan, Way Kanan, dan Pesisir Barat.
Untuk di Kabupaten Pesawaran, balonkada yang mendaftar di KPU setempat yakni pasangan Fadhil Hakim-Zainal Abidin dan Okta Rijaya-Salamus Sholikhin. Keduanya merupakan pasangan calon dari jalur perseorangan (independen).
“Pasangan Fadhil Hakim-Zainal (Faza) mendatangi KPU pukul 10.00 WIB, dan Okta-Sholikhin pukul 14.00 Wib,” jelas Ketua Pokja Pencalonan KPU Kabupaten Pesawaran, Edi Sutanto.
Menurut dia, kedua pasangan ini mendaftar dari calon perseorangan. Ini sesuai dengan Peraturan KPU (PKPU) No. 9 Tahun 2015 Pasal 33 sudah mengatur tentang pencalonan ini.
Untuk Lampung Timur, pasangan yang mendaftar yakni Chusnunia Chalim- Zaiful Bokhari (koalisi Partai Demokrat dan PKB). Penyerahan berkas kepada Ketua KPU Lampung Timur, Andri Oktavia. Pasangan ini didampingi oleh tim pemenangan dan kader partai.
Kemudian pasangan petahana Erwin Arifin-Prio Budi Santoso (koalisi PDIP, PAN dan PKS), menyerahkan berkas pendaftaran pada pukul 14.30 WIB, seperti dilansir Harianlampung.
Sedangkan untuk Kota Metro, bakal calon wali kota dan wakil wali kota yang mendaftar yakni Sudarsono-Taufik Hidayat. Mereka merupakan pasangan pertama yang mendaftar ke KPU koalisi Demokrat, Hanura, dan PKB. Satu pasang independent lainnya yakni dari Kabupaten Lampung Tengah, Samidjo-Fatoni.
Selanjutnya untuk di Kota Bandar Lampung balonkada yang telah mendaftar yakni pasangan Tobroni Harun-Qomarunizar yang diusung PAN, Hanura dan PKPI, serta pasangan independen M. Yunus-Ahmad Muslimin.
Pasangan Tobroni-Qomarunizar menyambangi kantor KPU sekitar pukul 10.30 WIB. Diiringi patai pengusung, PAN, Hanura dan PKPI, keduanya dan pendukung membaca shalawat Nabi dan berdoa di depan gerbang KPU Bandar Lampung. Doa dipimpin oleh Qomarunizar, diamini Tobroni Harun dan massa pendukung.
Pendaftaran bakal calon wali kota dan wakil wali kota Bandar Lampung dari jalur perseorangan (independen) M Yunus-Ahmad Muslimin ke KPU setempat, sedikit unik.
Diiringi pendukungnya, pasangan ini memasuki kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) pukul 13.30 WIB diiringi pencak silat dan tetabuhan musik tradisional Lampung.
Tepat di depan kantor KPU Bandar Lampung, M Yunus membacakan puisi pembangunan dan kaum tertindas rakyat miskin, diiringi petikan gitar dari Ketua KPU Fauzi Heri.
Yunus menegaskan, dia akan tetap maju Pilkada Bandar Lampung Desember mendatang, meski hanya dia pasangan independen. Menurut Yunus, kebulatan tekad dan dorongan masyarakat yang memotivasi dia tetap maju.
"Dorongan pendukung ini yang buat kita tetap maju, karena Bandar Lampung ini masih banyak yang harus dibenahi," kata Yunus.
Selain itu, Yunus juga meyatakan majunya dia di Pilkada Bandar Lampung ingin memberikan warna pada politik. Dia menilai, politik saat ini terlalu pragmatis, persaingan tidak sehat, bahkan memutus silaturahmi antartokoh politik.
"Majunya saya dan Ahmad Muslimin ini ingin membuat politik sehat. Jika saya terpilih, simpel saja membangun Bandar Lampung ini, kita akan buat seluruh masyarakat tersenyum ketika bangun tidur," ujarnya. (*)
