Notification

×

Gubernur Lampung Ridho: Pemprov Mulai Buka Banyak Lapangan Kerja

01 July 2015 | 10:44 PM WIB Last Updated 2015-07-01T15:44:02Z

LAMPUNG - Gubernur Lampung M Ridho Ficardo mengatakan, pemerintah provinsi sudah mulai membuka banyak lapangan kerja, supaya angka kesejahteraan masyarakat Lampung naik. Hal itu diungkapkannya saat didaulat memimpin ekspos penangkapan kasus pencurian dengan kekerasan (Curas) dari Polda Lampung dan jajaran di lobi Mapolda Lampung, Jl WR Supratman No 1 Teluk Betung Bandar Lampung, Rabu (1/6/2015).

"Saya berharap kerjasama erat antara pemerintah provinsi dan kepolisian dalam mengentaskan kemiskinan, karena kemiskinan adalah akar dari tindak kejahatan. Angka kesejahteraan naik maka angka kejahatan turun. Pemerintah provinsi tak optimal kerja, maka tugas Polda akan berat karena angka kejahatan naik," ujarnya. 

Ridho mencontohkan kasus Angeline di Bali akibat kemiskinan dan jatuhnya pesawat Hercules di Medan menjadi bukti kurang mampunya kas negara untuk menyediakan alutsista terbaik buat negara.

Gubernur juga menyinggung terkait masuknya nama Provinsi Provinsi Lampung jadi catatan nasional karena tingginya angka curas terutama begal. Bahkan menjadi predikat dari Provinsi Lampung sebagai pengekspor begal ke Pulau Jawa.

"Kalau ingin sejahterakan masyarakat, ingin pertumbuhan ekonomi yang baik, maka landasannya adalah jaminan keamanan. Pembangunan yang dilakukan pemerintah perlu jaminan keamanan yang akan mengundang investasi. Syarat utama investasi adalah jaminan keamanan dan stabilitas politik. Stabilitas politik itu kerja saya, jaminan keamanan itu kerja Kapolda, jajaran dan pihak yang berkaitan. Keamanan dan Pemerintah Provinsi seperti dua sisi mata uang yang saling bergantung," jelasnya.

"Ekspos hari ini merupakan bukti kerja keras Polda Lampung dalam menurunkan angka kejahatan khususnya menurunkan angka curas. Ini menjadi tanda bahwa kepolisian hadir dalam memberikan keamanan bagi masyarakat Lampung," tambah Ridho.

Ekspos penangkapan tersebut mebunjukkan hasil operasi Curas selama sepekan, dari 23 Juni - 30 Juni 2015 oleh seluruh jajaran Polda Lampung. Sebelum memulai ekspos, Ridho dan jajaran Forkopimda Provinsi Lampung sempat melihat berbagai senjata api ilegal yang dijadikan Barang Bukti (BB), seperti dilansir Saibumi

Dalam ekspos tersebut, Gubernur Lampung didampingi  Kapolda Lampung Brigjend Edward Syah Pernong, Wakajati Amran yang mewakili Kepala Kejaksaan Tinggi Lampung dan Dirreskrimum Polda Lampung Kombes Pol Purwo Cahyoko. Seusai ekspos, Ridho, tetap didampingi Kapolda Lampung mengadakan dialog langsung dengan perwakilan tersangka yang menggunakan senpi saat beraksi. (*)