Notification

×

Kapolri: Polisi Kantongi Nama Tersangka Kerusuhan Tolikara

21 July 2015 | 7:27 AM WIB Last Updated 2015-07-21T00:30:41Z

LAMPUNG ONLINE - Kepala Kepolisian RI (Kapolri) Jenderal Badrodin Haiti mengatakan telah mengantongi nama calon tersangka kerusuhan yang terjadi di Tolikara, Papua. Namun, ia enggan mengungkapkan jumlah beserta identitasnya.

"Sudah ada, tapi kami masih melengkapi alat bukti," kata dia di markasnya, Senin (20/7/2015). "Nanti saja lah, pasti diumumkan, kok."

Adapun para tersangka nantinya akan dijerat dengan pasal berlapis, seperti penodaan agama dan perusakan fasilitas umum. 

"Biasanya polisi menjuncto-kan pasal supaya semua bisa kena," ujarnya.

Berdasarkan kunjungannya ke Tolikara kemarin, Badrodin berujar situasi dan kondisinya sudah kian kondusif. Sejumlah kios dan satu masjid yang dibakar, mulai dibangun kembali. Ia menegaskan akan menindak siapa pun yang berusaha memprovokasi suatu kelompok, terutama terkait isu SARA, seperti dilansir Tempo.

Seperti yang diberitakan, kerusuhan terjadi di Kaburaga, Kabupaten Tolikara, Papua, tepat pada perayaan Idul Fitri 1436 Hijriah, Jumat (17/7/2015). Sekelompok warga Tolikara membakar kios, rumah, dan Masjid Baitul Muttaqin yang terletak di dekat tempat penyelenggaraan Seminar dan Kebaktian Kebangunan Rohani (KKR) Injili Pemuda. 

Kejadian ini berawal dari larangan menjalankan ibadah untuk umat Islam berdasarkan surat edaran dari Gerakan Injili di Indonesia (GIDI).

Para pelaku pembakaran sempat melempari masjid dengan batu sambil melarang pelaksanaan shalat Idul Fitri. Saat kebakaran meluas, warga muslim Tolikara langsung membubarkan diri. Shalat terpaksa dibatalkan. Enam rumah, sebelas kios, dan satu masjid ludes terbakar. Satu orang dikabarkan tewas tertembak aparat. (*)