![]() |
| Warga sedang mengevakuasi penumpang mobil Daihatsu Terios yang tewas terjepit bodi mobil. (ist) |
LAMPUNG TIMUR - Diduga sopir dalam keadaan mengantuk, sebuah mobil Daihatsu Terios warna putih melaju oleng dalam kecepatan tinggi, dari arah Kecamatan Sukadana menuju Kecamatan Way Jepara, Lampung Timur dan menghantam truk fuso BK-8773-BH.
Peristiwa itu terjadi di Jalan lintas timur Desa Labuhan Ratu 7, Kecamatan Labuhan Ratu, Lampung Timur, Selasa (7/7/2015), pukul 15.30. Akibat insiden itu, satu di antara enam penumpang Terios tewas di lokasi kejadian dan empat lainnya kritis. Sedangkan sopir mobil Terios tersebut melarikan diri.
Sugimen (33), sopir fuso, mengatakan saat mengemudikan truknya dengan muatan bertonase lima ton dia berjalan perlahan. Dirinya melihat mobil Terios melaju dalam kecepatan tinggi dari arah berlawanan dalam kondisi oleng.
Sugimen sudah meminggirkan truknya hingga roda sebelah kiri keluar dari badan jalan, namun mobil warna putih yang ditumpangi enam orang itu masih menghantam tepat bagian kepala sebelah kanan truk dan kemudian terpelanting hingga masuk pelataran rumah warga.
"Sekitar jarak 200 meter tepat di depan truk saya, laju mobil Terios itu sudah tak terkendali dan oleng. Saya sudah minggir hingga ban sebelah kiri keluar dari aspal, tapi masih juga dihantam. Mungkin sopirnya ngantuk atau karena yang lainnya," kata warga Siantar, Simalungun, Sumatera Utara itu di lokasi kejadian.
Sementara itu, anggota Satuan Lalu Lintas Poslantas Labuhan Ratu, Briptu Wahid, mendampingi Kasat Lantas Lampung Timur AKP Ridho Rafika, mengatakan dalam kecelakaan itu satu penumpang mobil Terios meninggal di lokasi karena terjepit bodi mobil. Sedangkan empat penumpang lain dalam kondisi kritis, salah satunya anak perempuan berusia sekitar tujuh tahun dan dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk menjalani perawatan.
Hingga pukul 18.00, anggota Lalu Lintas Poslantas Labuhan Ratu belum mendapatkan identitas korban yang ada di dalam mobil Terios itu, seperti dilansir Lampost.
"Kami belum tahu data identitas korban, kami masih fokus olah TKP, dan mencari sopir mobil Terios yang kabur," kata Wahid.
Informasi yang dihimpun, mobil nahas tersebut merupakan mobil travel dari Pekanbaru bertujuan ke Desa Way Mili, Kecamatan Gunung Pelindung, Lampung Timur. Namun belum sampai tujuan mobil tersebut mengalami kecelakaan di jalintim Labuhan Ratu, Lampung Timur. Sopir truk fuso Kini Sugimen berikut kedua kendaraan nahas itu diamankan di Poslantas Labuhan Ratu. (*)
