Notification

×

Mudik, Buronan Pembegal Ustaz Supian di Lampung Ditembak

27 July 2015 | 1:41 AM WIB Last Updated 2015-07-26T18:42:32Z

LAMPUNG - Aparat hukum dari Satuan Reserse Kriminal Polresta Bandar Lampung meringkus satu lagi tersangka begal terhadap Ustaz Supian Sauri. Tersangka yang ditangkap bernama Rusdi (18). Polisi membekuk Rusdi saat mudik ke rumahnya di Tanjung Bintang, Lampung Selatan untuk Lebaran Idul Fitri.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polresta Bandar Lampung Komisaris Dery Agung Wijaya mengatakan, petugas terpaksa menembak Rusdi karena melakukan perlawanan saat ditangkap.

"Tersangka melawan saat ditangkap. Petugas pun melepaskan tembakan ke kakinya," ujar Dery kepada wartawan, Minggu (26/7/2015).

Rusdi dkk membegal Ustaz Supian di daerah Suban, Way Laga, Panjang, pada Mei 2014 lalu. Para pelaku merampas sepeda motor Supian dan menusuk Supian hingga tewas masuk ke jurang.

Dery mengutarakan, Rusdi sempat melarikan diri ke Palembang, Sumatera Selatan, usai membegal Supian pada Mei 2014 lalu.

"Di Palembang, tersangka bekerja sebagai sopir truk," ujar Dery.

Memasuki Idul Fitri, Rusdi mudik ke kampung halamannya di Tanjung Bintang, Lampung Selatan. Dery mengatakan, petugas mendapat informasi kepulangan Rusdi ke rumahnya. 

"Tim Resmob langsung membekuk Rusdi di rumahnya," kata Dery.

Rusdi adalah tersangka kedua yang ditangkap polisi. Sebelum Rusdi, polisi membekuk Kristian pada Agustus 2014. Kristian adalah eksekutor yang menujah Supian hingga tewas. Dengan tertangkapnya dua tersangka, masih tersisa dua tersangka lain yang belum tertangkap.

Dery mengatakan, pelaku pembegalan terhadap Supian berjumlah empat orang. 

"Dua sudah tertangkap. Dua lainnya masih kami cari keberadaannya," ujar Dery.

Rusdi berperan mengadang motor Supian di tengah jalan. Rusdi menceritakan, awalnya ia sedang main ke rumah kerabatnya yang letaknya tak jauh dari rumah tersangka Kristian. Saat sedang nonton kuda kepang, kata Rusdi, Kristian menghampirinya.

"Kristian ajak saya pergi. Saya awalnya tidak tahu pergi kemana," kata Rusdi kepada wartawan.

Kristian membawa sepeda motor membonceng Rusdi dan dua rekan lainnya di motor berbeda. Rusdi mengatakan, mereka membuntuti Supian. Sampai di jalan sepi di daerah Suban, Way Laga, Panjang, motor Kristian mengadang motor Supian, seperti dilansir Tribunlampung.

Menurut Rusdi, ketika itu Kristian turun dari motor sembari mengeluarkan senjata tajam merampas motor Supian. Ternyata Supian tidak tinggal diam. Korban melawan sehingga terjadi perkelahian dengan Kristian. Kristian lalu menujah Supian berkali-kali. Supian lalu berusaha melarikan diri dalam keadaan sempoyongan. 

"Korban kemudian jatuh sendiri ke dalam jurang," kata Rusdi. (*)