![]() |
| Mumuy ditemani Ketua Yayasan STMIK Pringsewu, Fauzi (tengah), saat bertemu anggota DPRD Lampung yang juga istri wali kota Bandar Lampung, Eva Dwiana Herman HN. (ist) |
PRINGSEWU - Mumuy Abdul Mukti, juara I Akademi Sahur Indosiar (AkSI) 2015, diserbu para penggemar dan pendukungnya di rumah Ketua Yayasan STMIK Pringsewu, Fauzi, di Kelurahan Pringsewu Barat, Senin (20/7/2015). Para pendukung dan penggemar Mumuy datang dari berbagai kecamatan di Kabupaten Pringsewu.
Tokoh masyarakat, pemuda, ibu-ibu rumah tangga, dan anak-anak berdatangan ke rumah Fauzi hanya untuk melihat, bersalaman, dan berfoto bersama sang idola baru itu. Tidak sedikit kaum ibu yang hadir di rumah itu mencium dan mencubit pipi dai bertubuh mungil kelahiran Pekon Gunungkasih, Kecamatan Pugung, Tanggamus, itu.
Mumuy hadir di rumah Fauzi dalam rangka halal bi halal yang diselenggarakan Yayasan STMIK Pringsewu, tempat Mumuy menimba ilmu.
"Selamat Lebaran dan sukses Mumuy," ujar Siti Rohayah, seorang ibu yang datang menemui Mumuy.
Saat lahir, Mumuy sempat disiram spiritus dan pernah dua kali mengalami gagal napas, dan selama ini menekuni ilmu agama (mengaji) di sebuah pondok pesantren tidak jauh dari tempat tinggalnya. Bermodalkan pengetahuan agama dan hafal Alquran, Mumuy mulai berdakwah dari desa ke desa, seperti dilansir Lampost.
Nasib baik menghampiri Mumuy, ketika mengikuti audisi Aksi 2015, dia lolos ke 32 besar, dan akhirnya masuk final. Di babak grand final (tiga besar), Mumuy berhasil menyingkirkan rival utamanya, Nawawi, dari Jakarta yang berhasil merebut juara III dan pasangan kembar Il-Al yang menduduki posisi kedua.
"Alhamdulillah dan bersyukur kepada Allah swt, yang memberikan kesempatan menjadi pendakwah untuk siar Islam," kata Mumuy, anak kedua dari empat bersaudara itu.
Sementara itu, Fauzi mengucapkan rasa syukurnya atas keberhasilan yang diraih Mumuy. "Kini kita memiliki dai yang bagus dan sudah terbukti juara," kata dia. (*)
