![]() |
| Sjachroedin Z.P (depan) |
LAMPUNG – Dalam pilkada serentak 9 Desember 2015 mendatang, rekomendasi bakal calon kepala daerah (balonkada) PDI Perjuangan dipastikan klir untuk delapan kabupaten/kota. Ketua DPD PDIP Lampung Sjachroedin Z.P. pun memilih menggunakan ’’hak veto” yang diberikan DPP.
Diketahui, DPP melalui Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto memberikan hak istimewa untuk Oedin –sapaan akrab Sjachroedin Z.P. Mantan gubernur Lampung ini diberikan kebebasan mendukung calon di luar yang ditetapkan DPP tanpa ada sanksi.
Untuk itu terkait rekomendasi balonkada Lampung Tengah (Lamteng), Oedin menginstruksikan PDIP mendukung Mustafa–Loekman. Sementara, DPP menetapkan Mustafa–Sumarsono.
’’Jika mengikuti rekomendasi DPP (Mustafa–Sumarsono), PDIP harus berkoalisi dan nggak bisa maju. Sedangkan Mustafa menggandeng Loekman Djoyosoemarto dan sudah didukung banyak parpol, jadi tak perlu berkoalisi. Karena itu, saya instruksikan PDIP dukung Mustafa–Loekman,’’ tegas Oedin, Jumat (24/7/2015).
Selain merasa aneh dengan rekomendasi DPP untuk Lamteng, Oedin juga mengkritik rekomendasi DPP untuk balonkada Lamsel, yang menetapkan Zainuddin Hasan–Nanang Ermanto ketimbang calon incumbent Rycko Menoza–Eki Setyanto.
’’Menurut saya agak aneh. Saya pusing dibuatnya. Tetapi, saya diberikan keistimewaan mendukung calon yang tidak direkomendasikan oleh PDIP, yakni Rycko-Eki dan tidak akan mendapat sanksi. Ini seperti telepon Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto ke saya tadi (kemarin, Red)’’ ungkapnya.
Namun, sambung Oedin, secara kepartaian seluruh pengurus dan kader PDIP tetap loyal dan tunduk pada keputusan partai. Termasuk siapa pun yang direkomendasikan.
’’Kita tetap harus loyal pada keputusan partai tentunya. Khusus rekomendasi di Lamsel karena imbas adanya lobi politik yang kuat antara Koalisi Merah Putih (KMP) dan Koalisi Indonesia Hebat (KIH) di parlemen,” tandasnya.
Terpisah, Sekretaris DPD PDIP Lampung Suhardi Buyung mengatakan, berkas rekomendasi DPP memang sudah diambil dan telah ada enam nama pasangan calon.
’’Yang jelas yang sudah keluar rekomendasinya adalah Bandar Lampung, Lampung Tengah, Metro, Way Kanan, Pesawaran, dan Pesisir Barat. Sisanya mudah-mudahan keluar besok (hari ini, Red),” kata dia kemarin,seperti dilansir Radarlampung.
Sejauh ini, beberapa nama yang sudah menerima rekomendasi PDIP adalah untuk Bandar Lampung Herman H.N.-M. Yusuf Kohar; Pairin-Djohan (Metro); Erwin Arifin-Prio Budi Utomo (Lamtim); Dendi Ramadhona-Eriawan (Pesawaran); Oking Ganda Miharja-Irawan Topani (Pesisir Barat); Zainudin Hasan-Nanang Ermanto (Lamsel); Bustami Zainudin-Adinata (Way Kanan); dan Mustafa-Sumarsono (Lamteng). (*)
