LAMPUNG ONLINE - Ratusan orang pengikut Tarekat Naqsabandiyah memadati Musalah Baitul Makmur di Kelurahan Binuang Kampuang Dalam, Kecamatan Pauh, Kota Padang, Sumatera Barat untuk melakukan salat Id, Kamis (16/7/2015).
Ratusan jamaah An-Nadzir di Gowa, Sulawesi Selatan, juga telah melaksanakan shalat Idul Fitri ini lebih awal dari yang ditetapkan pemerintah.
Shalat Id dimulai pukul 08.00 WIB dengan Imam Mursyd Safry Malin Mudo dan khatib Afrizal Tanjung. Shalatnya berjalan selama 15 menit kemudian dilanjutkan kutbah hampir setengah jam dengan memakai bahasa Arab. Khatib yang berkhotbah menggunakan tongkat dan selendang yang menutupi kepalanya.
Sekretaris Tarekat Naqsabandiyah, Edizon Revindo, mengatakan, sesuai dengan penghitungan puasa sejak sejak 16 Juni 2014 maka hari raya Idul Fitri 1 Syawal 1436 Hijriah jatuh pada Kamis 16 Juli 2015.
“Kita sudah memutuskan bersama khalifah Naqsabandiyah, bawah 1 Syawal jatuh pada hari ini bertanda kita merayakan kemenangan hari ini,” katanya usai melaksanakan shalat Id, Kamis.
Edizon mengakui, terekat Naqsabandiyah ini banyak tersebar di luar Sumatera Barat, ada di Medan dan Pekabaru, Riau. Namun untuk penetapan hari Idul Fitri tidak sama, seperti dilansir Okezone.
“Itu tergantung kesepakatan para khalifahnya dan memakai metode mereka, kalau kita di Sumbar ini, semua Tarekat Naqsabandiyah ini merayakan Idul Fitri hari ini,” katanya. (*)
