Notification

×

Smartphone Berpotensi Turunkan Daya Ingat?

07 July 2015 | 7:10 AM WIB Last Updated 2015-07-07T00:10:20Z

LAMPUNG ONLINE - Kaspersky Lab menerbitkan sebuah laporan terbaru mengenai Digital Amnesia. Laporan ini menunjukkan hasil penelitian dari Kaspersky Lab yang menganalisis bagaimana perangkat digital dan Internet dapat mempengaruhi cara orang mengingat serta menggunakan informasi saat ini.

Melalui siaran pers yang diterima dan dilansir Okezone, Senin (6/7/2015), Kaspersky Lab melakukan penelitian global untuk menganalisis bagaimana perangkat digital dan Internet mempengaruhi cara orang mengingat dan menggunakan informasi dan cara apa yang mereka lakukan untuk melindunginya.

Ketika kita menyimpan informasi di eksternal (misalnya dalam telefon), dengan demikian kita mendorong pikiran kita sendiri untuk menghapusnya. Para ilmuwan mengatakan bahwa melupakan bukan hal yang buruk sama sekali. Otak kita memiliki batas kapasitas dalam hal mampu untuk menulis ulang data yang tidak relevan dengan fakta-fakta dan kenangan yang lebih topikal.

Itu sebabnya selama penelitian ini lebih dari setengah dari orang dewasa di Eropa yang disurvei tidak bisa mengingat nomor telefon kantor atau bahkan anak-anak mereka tanpa melihat ke ponsel. Bahkan sekitar sepertiga responden tidak dapat mengingat nomor pasangan mereka.

Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa 91 persen orang dewasa Amerika yang disurvei mengakui ketergantungan mereka pada Internet dan perangkat digital sebagai alat untuk mengingat dan perpanjangan dari otak mereka. Demikian pula, 79,5 persen orang dewasa Eropa yang disurvei, mengakui menggunakan internet sebagai buku referensi universal.

Semua informasi yang sebelumnya harus di hafal atau cari di tempat lain sekarang dapat disimpan hanya dengan beberapa klik saja. Pada saat yang sama, 61 persen responden Eropa mengatakan mereka membutuhkan jawaban dengan cepat dan tidak punya cukup waktu untuk mencarinya di perpustakaan atau buku. (*)