Kawan, ingatkah janji kita, susah senang membela rakyat? Dulu, puluhan tahun silam.
Kawan, adakah semangat tegakkan keadilan dan kebenaran, tetap bersemayam di hatimu?
Kawan, masih terngiangkah di telingamu harapan indah demokrasi dan keberpihakan pers kepada rakyat yang termarjinalkan oleh kekuasaan yang menindas?
Kawan, aku tahu janji suci kita tampak klise, kala waktu menjerat kita di kompleksitas kehidupan, di tengah teriak rintih kecil keluarga, yang terjepit zaman konsumtif dan hedonistik.
Kawan, aku sadar kita butuh hidup, keluarga harus bisa layak, bila tak mampu makmur sejahtera. Kau dan akulah tumpuan mereka, untuk meraih masa depan yang lebih baik.
Aku gelisah, resah dan kecewa melihat keterpurukan bangsa dan Lampung Sai Bumi Ruwa Jurai tercinta. Aku tak sudi berdiam diri, mendengar penderitaan rakyat kecil, yang terus dipermainkan janji kosong para elite dan politisi korup yang tak takut azab.
Kawan, aku tetap bermimpi dan akan berjuang semampuku, kemana arah takdir membawaku.
Kuharap kau pun begitu. Semoga kita bersama kembali, di satu titik balik, di momentum sejarah yang mengharuskan.
Kawan, aku rindu gandeng tanganmu. Izinkan dari pelosok pedesaan, aku memohon doamu agar aku senantiasa sehat, tawakal, istiqomah, tawadhu melanjutkan gerilya yang telah kita mulai sejak reformasi 1998.
Kawan, Gusti ALLOH tak pernah tidur, akan selalu hadir penanda zaman yang mengharuskan kita mendobrak kebatilan dan angkara murka. Kunanti kau, dengan hati berbunga, bila saatnya tiba.
Salam hangatku dari pelosok pedesaan Lampung Timur untuk kau dan keluarga kecil di sana, yang kuyakin rindu NKRI dan Lampung yang lebih baik.
Satu Komando Satu Perlawanan!!!
Rakyat Bersatu Takkan Terkalahkan!!!
RICKY TAMBA, S.E.
* Jurubicara Rakyat Lampung Penggugat Class Action "Menagih Janji Gubernur-Wagub Lampung Ridho-Bakhtiar"
* Aktivis Jaringan '98
#TagihJanjiRidhoBakhtiar
