![]() |
| Sundari, saat sedang melakukan visum. (ist) |
BANDAR LAMPUNG - Dituduh menabrak mobilnya, seorang bidan di Bandar Lampung babak belur dipukuli oknum PNS pria, di depan Puskesmas Kelurahan (Puskel) Rawasari, Enggal, Bandar Lampung, Sabtu (11/7/2015).
Bidan bernama Sundari (38) warga Perumahan Kemiling Permai (BKP), Kemiling, Bandar Lampung, diduga dipukuli Ghozali (28) warga Rawasari, Kelurahan Enggal, Tanjungkarang Pusat, Bandar Lampung.
Korban mengalami luka memar di kepala dan lecet di beberapa bagian tubuhnya, akibat ditinju dan dipukul menggunakan helm. Tidak terima, korban melapor ke Polresta Bandar Lampung.
Sundari menuturkan, peristiwa itu bermula saat terlapor melihat mobilnya jenis Grand Livina yang terparkir di pelataran parkir Puskel tergores. Kebetulan terlapor melihat pelapor baru saja melintas mengendarai motor dan memarkir kendaraannya di dekat mobil terlapor.
Tanpa ada basa basi terlapor langsung menuduh pelapor sudah menabrak mobilnya dan marah-marah dan melabrak pelapor.
“Dengan nada keras dia marah-marah menuduh saya, lalu menendang pas bunga hingga mengenai saya,” tutur Sundari, seperti dilansir Poskotanews, Minggu.
Setelah itu terlapor pergi. siang terlapor datang ke Puskel bersama istrinya. Terlapor dengan nada marah, berteriak di depan Puskel, “Ini istri saya, mau selesaikan masalah , kalau mau berani lawan istri saya,”kata Sundari menirukan ucapan terlapor saat melabraknya.
Pelapor tidak menggubris, tantangan telapor, karena merasa tak bersalah. Diduga kesal, terlapor langsung menghampiri dan menganiaya pelapor hingga babak belur. (*)
