Notification

×

Wanita Asal Lampung Timur Melahirkan di Bus sedang Jalan

01 July 2015 | 8:09 PM WIB Last Updated 2015-07-02T02:45:17Z

LAMPUNG ONLINE - Seorang ibu asal Jabung, Lampung Timur yang menetap di Bogor, Jawa Barat, Yuliana (31) melahirkan bayi perempuan di dalam bus Murni Jaya yang tengah melaju di jalan tol. Rencananya, istri sopir itu akan melahirkan di kampung halamannya di Jabung.

"Tadinya mau dilahirkan di kampung halaman. Perkiraan saya bayi ini baru akan lahir minggu depan," kata Yuliana kepada wartawan, di Instalasi Gawat Darurat (IGD) Bidang Kedokteran dan Kesehatan Polda Metro Jaya, Rabu (1/7/2015).

Yuliana pun berangkat pulang kampung ke Lampung hari ini bersama Ibu, dua adiknya, dan anak pertamanya. Yuliana mengaku, sejak naik bus di Terminal Kampung Rambutan, sebenarnya sudah mulai merasa perutnya mulas. Ibunya, Maemunah (50), mengatakan, mereka memilih bayinya dilahirkan di Lampung karena biaya persalinan disana lebih murah.

"Nanti bisa saya juga yang bantu persalinannya kalau di Lampung," ujar Maemunah yang bekerja sebagai tukang urut.

Yuliana melahirkan di Bus Murni Jaya bernomorpolisi A 7661 KCJ jurusan Kampung-Rambutan Merak yang tengah melaju di tol dalam kota, Jakarta, Rabu (1/7/2015). Dua petugas Patroli Jalan Raya (PJR) kemudian mengawal bus tersebut keluar dari tol, lalu dibawa masuk ke Polda Metro Jaya.

Bayi dan ibunya kemudian dievakuasi ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) Bidang Kedokteran dan Kesehatan Polda Metro Jaya (PMJ). Kini bayi itu belum diberi nama.

Awalnya, pengemudi Bus Murni Jaya bernomor polisi A 7661 KC menepikan busnya di tol dalam kota. Kernet bus turun, lalu menghentikan mobil Patroli yang melaju di belakangnya. Ada Briptu Hermanto dan Brigadir Agus di mobil Patroli Jalan Raya (PJR) tersebut.

Hermanto mengatakan, Bus itu berhenti sekitar 300 meter setelah pintu keluar Semanggi. Lalu kernet meminta Polisi melihat kondisinya di dalam bus.

"Pas saya masuk ke bus dan saya lihat, ternyata sudah keluar kepalanya bayi itu. Dan sudah menangis bayinya," kata Hermanto (31) kepada wartawan di IGD Biddokkes PMJ.

Melihat itu, Hermanto dan Agus (anggota Polisi PJR) lekas mengawal bus untuk bergerak mundur. Sebab pintu tol Semanggi sudah terlewat 300 meter.

"Kami kawal untuk mundur di tol, lalu kami keluarkan di Pintu Tol Semanggi. Baru kami arahkan masuk ke IGD Biddokkes Polda Metro Jaya," kata Hermanto.

Namun, sebelum tiba di IGD Biddokkes PMJ, bayi itu sudah keluar lebih dulu di dalam bus tersebut. Tapi sudah didalam lingkungan Polda Metro Jaya yang baru saja selesai melaksanakan Upacara Hari Jadi Bhayangkara ke-69.

Di IGD, perawat kemudian memutuskan tali pusar dan membersihkan ari-ari bayi. Lalu merawat sang Ibu, Yuliana, seperti dilansir Wartakota.

Setelah itu bayi dengan berat 3 kilogram itu dibawa ke ruang dokter dimana ada sebuah Kasur besar disana. Bayi yang belum diberi nama itu pun dipakaikan baju dan bergantian digendong-gendong perawat disana.

Kabiddokkes PMJ, Komisaris Besar Musyafak yang baru selesai mengikuti upacara hari jadi Polri ke-69, juga menyempatkan menengok bayi itu. Dia pun menggendongnya sebentar. (*)