Notification

×

Begal Modus Penumpang Ojek di Bandar Lampung Ditembak

04 August 2015 | 3:11 PM WIB Last Updated 2015-08-04T08:12:04Z

BANDAR LAMPUNG - Aparat hukum dari Polsek Tanjungkarang Barat, Kota Bandar Lampung, Provinsi Lampung menangkap Supriyanto alias Yanto Beker (39), tersangka pembegalan motor dengan modus berpura-pura menjadi penumpang ojek. Polisi menembak kaki Yanto karena berusaha melarikan diri saat akan diringkus.

Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasatreskrim) Polresta Bandar Lampung Komisaris Dery Agung Wijaya mengatakan, Yanto membegal di daerah Langkapura pada Kamis (23/7/2015) lalu.

"Tersangka merampas motor korban dengan mengancam memakai senjata tajam jenis golok," ujar Dery kepada wartawan, Selasa (4/8/2015).

Kasatreskrim Dery menuturkan, awalnya Yanto menghampiri tukang ojek di pangkalan ojek Pasir Gintung, Tanjungkarang Pusat. 

"Tersangka minta diantar ke daerah Langkapura," jelas Dery.

Tersangka Yanto lalu meminta tukang ojek tersebut untuk berputar keluar masuk gang di Langkapura. Sampai di Jalan Swadaya IX, tukang ojek kesal karena alamat yang dicari tidak ketemu. Lalu terjadilah pertengkaran mulut antara Yanto dengan tukang ojek.

"Yanto langsung mengeluarkan golok dari balik baju dan diayunkan ke arah tukang ojek hingga tukang ojek menjauh. Pada saat itulah tersangka membawa lari motor tukang ojek," terang Dery.

Dari catatan kepolisian, bukan kali ini saja Yanto berurusan dengan polisi. Yanto sudah 12 kali keluar masuk penjara. Yanto memang sudah lama menjadi pemain begal dan pencurian bermotor (curanmor), seperti dilansir Tribunlampung.

"Tersangka sudah 12 kali masuk penjara karena kasus begal dan curanmor," ujar Kasatreskrim.

Selain kasus curanmor dan begal, kata Dery, Yanto terlibat kasus penggelapan dan penganiayaan. "Yanto baru keluar dari lembaga pemasyarakatan pada Juli lalu," kata dia. (*)