LAMPUNG - Bertempat di Lereng Gunung Rajasaba, Lampung, Festival Petualang Nusantara 2015 mengajak pesertanya berlatih dengan GPS di hari kedua. Para peserta akan latihan pemetaan dengan menggunakan GPS.
Pada Festival Petualang Nusantara 2015 yang digelar di kawasan Pantai Guci Batu Kapal, para peserta diajak masuk ke lereng Gunung Rajasaba. Kegiatan Trekking memasuki lereng Gunung Rajasaba ini juga dibarengi dengan latihan pemetaan menggunakan GPS (Global Positioning System) serta aksi penanaman 50 bibit pohon Gaharu.
Para peserta FPN 2015 dengan menggunakan GPS melakukan pemetaan untuk masuk ke lereng Gunung Rajasaba, Lampung Selatan, Minggu (16/08/2015). Para peserta diajak Masuk lereng gunung Rajasaba buat perkenalan dan belajar pemetaan serta belajar navigasi dengan GPS. Lewat kegiatan para peserta dilatih menjadi petualang.
"Teman-teman peserta diajak melakukan latian orientering atau pemetaan, karena siapapun petualang dan kemanapun petualang dia harus tahu bagaimana memetakan perjalanan. Jangan sampai tersesat!" tutur Ketua Panitia FPN 2015 Aji Rachmat Poerwanto.
Selain melakukan latian Orientering atau pemetaan menggunakan GPS, para peserta juga melakukan penanaman 50 bibit pohon Gaharu di lereng Gunung Rajasaba. Menurut Aji Rachmat Poerwanto Pohon Gaharu sendiri merupakan salah satu pohon yang sangat bermanfaat.
"Pohon gaharu ini pohon yang sangat berguna. Selain sebagai pohon pelindung, dari batang, bunga dan daun itu bermanfaat untuk minyak, suvenir dan sebagainya," kata dia, seperti dilansir Detik.
Gunung Rajasanba sendiri berjarak tidak begitu jauh dari Pantai Guci Batu kapal. Lewat kegiatan ini, para peserta diajak melatih diri untuk menjadi petualang dan ikut menghijaukan kawasan lereng Gunung Rajasaba.
"Sehingga harapanya, teman-teman peserta punya kepedulian untuk menghijaukan kawasan lereng gunung agar lebih hijau lagi," ujar Aji. (*)
