![]() |
| Gubernur Lampung Ridho Ficardo (kiri) memberikan tali asih kepada pelatih saat Musorprov X KONI Lampung, di Gedung Pusiban, Pemprov Lampung, Selasa (4/8/2015). (ist) |
LAMPUNG - Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) menggelar Musyawarah Olahraga Provinsi (Musorprov) X KONI Lampung. Acara yang digelar di Gedung Pusiban, Kantor Gubernur Lampung, Selasa (4/8/2015), dibuka langsung oleh Gubernur Lampung M Ridho Ficardo .
Dalam sambutannya, Ridho mengatakan, olahraga adalah indikator dari kesejahteraan suatu daerah. Menurut Ridho, salah satu cara memajukan dunia olahraga selain pelatih yang bagus dan mengkokohkan sistem pelatihan, juga adalah memberi jaminan kepada atlet tentang kesejahteraanya di hari tua.
"Jika ingin dunia olahraga Lampung berprestasi, pemerintah harus memberi jaminan dan penghargaan untuk masa depannya, jangan sampai atlet-atlet mempunyai penyesalan di usia tuanya karena masalah kesejahteraan, menyesal menjadi atlet," ujar Ridho, dalam rilis yang dikirim Biro Humas dan Protokol Setprov Lampung, Selasa (4/8/2015).
Ketua umum KONI Pusat Tono Suratman, yang hadir dalam Musorprov X tersebut, menyampaikan, Gubernur bisa menaikan bansos atau dana untuk dunia olahraga lewat pergub ataupun perda.
"Beberapa daerah sudah melakukannya. Setidaknya 1-2 % dari APBD. Bahkan Kaltim (Kalimantan Timur) mengalokasikan 2,5 %. Hal itu merupakan bagian dari membangun SDM generasi dan prestasi bangsa," kata Tono, seperti dilansir Tribunlampung.
Dalam kesempatan Musorprov X tersebut, Ridho memberi tali asih untuk pelatih berprestasi sebesar Rp 135 juta. (*)
