Notification

×

Lempar Polisi dengan Golok, Begal Way Kanan Ditembak

31 August 2015 | 8:48 PM WIB Last Updated 2015-08-31T13:48:28Z
Polisi menggerebek kosan warga yang diduga pelaku begal. (ist)

LAMPUNG - Melempar polisi dengan sebilah golok saat akan ditangkap, seorang begal di Kabupaten Way Kanan, Provinsi Lampung dilumpuhkan dengan timah panas di Kampung Gedung Jaya, Kecamatan Negara Batin, Senin (31/8/2015) pukul 01.30.

Kapolres Way Kanan AKBP Harseno melalui Kasat Reskrim AKP Ardy Agung Permadi mengatakan, berdasarkan laporan nomor: LP\42\VIII\2015\lpg\sek batin\res wk tanggal 27 Agustus 2015, korban atas nama Lani Susanto (45) warga Kampung Gedung Jaya, Kecamatan Negara Batin.

Kejadian bermula pada Kamis (27/8/2015) pukul 16.30 dan tempat kejadian perkara (TKP) di jalan poros kampung Gedung Jaya, dekat Tempat Pemakaman Umum (TPU). 

Ketika itu, anak korban bernama Ridwan Saputra (14) berboncengan dengan temannya mengendarai motor hendak ke rumah rekannya yang lain, menggunakan motor Beat warna merah dengan nomor mesin (nosin) JFD2E-2961832, nomor rangka (noka) MH1JFD221EK964427 dan nomor polisi (nopol) BE-4647-WI.

Saat korban melintasi TPU dihadang dua pelaku menggunakan sepeda motor Beat warna hitam dan menodongkan sebilah golok. Lalu, para pelaku mengambil motor korban dan kabur ke arah kampung Gisting Jaya.

Setelah dilakukan penyelidikan oleh Kanit Reskrim dan Kanit Intel Polsek Negara Batin, pada Senin dini hari tadi pelaku berhasil diringkus. Tersangka yang diringkus yakni Ari Wansyah (23) warga Kerta Jaya, Kecamatan Negara Batin, Kabupaten Way Kanan.

Pelaku diringkus dan dilakukan penembakan di kaki kanan, saat di gerebek di persembunyiannya di gubuk-gubuk Register 44, pelaku melakukan pelemparan kepada petugas dengan menggunakan golok. Sedangkan satu tersangka lainnya masih dalam pengejaran oleh aparat kepolisian, seperti dilansir Lampost.

"Tersangka akan dikenakan Pasal 365 tentang Pencurian dengan Pemberatan (curat) dan diancam hukuman diatas 5 tahun kurungan penjara. Sedangkan untuk satu pelakunya masih dalam tahap pengejaran oleh aparat kepolisian," jelas AKP Ardi. (*)