Notification

×

Pemprov Lampung Siapkan Rp 250 Miliar untuk Olahraga

05 August 2015 | 12:03 PM WIB Last Updated 2015-08-05T05:09:21Z
Padepokan Gajah Lampung (Reuters)

LAMPUNG - Gubernur Lampung yang juga Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Lampung, Ridho Ficardo, yang dipilih secara aklamasi dalam Musyawarah Olahraga Provinsi (Musorprov) X, mengatakan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung siap menyediakan anggaran untuk pengembangan olahraga sebesar Rp 250 miliar pada 2016. 

Hal itu dilakukan untuk mewujudkan Lampung sebagai daerah dengan prestasi olahraga terbaik. Ridho mengatakan, olahraga menjadi indikator kesejahteraan masyarakat. Untuk itu, pihaknya juga menaruh kepedulian besar dalam pengembangan olahraga di daerah setempat.

"Paling mudah melihat kemajuan negara atau daerah dari prestasi olahraganya. Untuk itu dibutuhkan upaya nyata agar prestasi olahraga Lampung meningkat," kata Ridho yang juga mantan atlet tenis lapangan ini, Selasa (4/8/2015).

Untuk itu, lanjutnya, Pemerintah Provinsi Lampung akan menyiapkan lahan 50 hektare sekaligus menganggarkan dana Rp250 miliar untuk membangun sarana olahraga. Hal itu sesuai permintaan Menteri Pemuda dan Olahraga saat berkunjung beberapa waktu lalu. 

"Kalau Pak Menpora minta 40 hektare, mohon maaf, karena kami akan menyediakan 50 hektare. Tahun depan akan disediakan Rp 250 miliar, akan kita rintis pembangunan olahraga," jelasnya sambil tersenyum.

Menurut Ridho, Pemprov juga akan mendorong DPRD setempat untuk menggodok Peraturan Daerah (Perda) tentang Pembiayaan dan Pembinaan Olahraga. Hal itu dilakukan agar bantuan sosial sebesar dua persen dari APBD memiliki payung hukum. 

Dia menginstruksikan Dinas Pemuda dan Olahraga dan DPRD mengadakan studi banding untuk mengadopsi pola daerah lain yang juga menggunakan bansos untuk pengembangan olahraga. 

"Ini untuk mengakomodir usulan dari KONI Pusat guna mengembangkan dan membina olahraga di Lampung,” ujarnya.

Pada bagian lain, dia berharap cabang olahraga angkat besi dan angkat berat tetap menjaga prestasi. Dia mengemukakan, KONI menjadi maju karena ditopang cabang-cabang olahraga yang baik. Selain itu, pembangunan olahraga harus dibangun bersama dengan fondasi yang kuat. 

Termasuk kerja sama dan dukungan pihak swasta dan pemerintah kabupaten/kota. Apalagi Lampung juga akan menghadapi PON XIX di Jawa Barat yang harus disiapkan dengan baik, seperti dilansir Lampost.

Sementara, Ketua KONI Pusat Tono Supratman yang hadir dalam kegiatan itu juga mendorong agar Pemprov Lampung menyediakan 1,5 hingga 2 persen APBD melalui bansos untuk olahraga. 

"Lebih bagus membangun manusia berkarakter dibanding bangunan yang akan hancur dalam 30 tahun. Ketua (KONI) harus berani mengambil resiko," tegasnya.

Tono berharap ketua KONI terpilih dapat memimpin induk organisasi olahraga itu dengan maksimal. Diakuinya, Ketua Umum memang bukan segalanya, karena tanpa dukungan pengurus maka tidak berlangsung optimal.

Tono juga mengharapkan KONI Lampung dan Dispora segera melakukan pemetaan cabang olahraga unggulan sesuai Undang-Undang No.3/2005 tentang Sistem Keolahragaan Nasional. 

"KONI harus tetapkan kabupaten/kota pembina cabang olahraga sesuai urgensi dan kemampuan daerah," tandasnya.

Dalam kegiatan Musorprov X, Gubernur Lampung juga menyerahkan dana Rp135 miliar untuk atlet angkat besi dan angkat berat. Penyerahan bantuan dilakukan langsung oleh gubernur Lampung kepada pemilik Padepokan Gajah Lampung Imron Rosadi. (*)