LAMPUNG - Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Provinsi Lampung telah menyerahkan hasil pemeriksaan tes kesehatan jasmani dan rohani untuk bakal calon kepala daerah (Balonkada) delapan kabupaten/kota, kepada KPU Lampung, Minggu (2/8/2015) sekitar pukul 20.00 WIB. Selanjutnya diserahkan kepada perwakilan KPU di delapan kabupaten/kota tersebut.
Ketua IDI Lampung dr Hernowo Anggoro Wasono mengatakan, memang dalam proses pelaksanaan tes kesehatan jasmani dan rohani ini berjalan lancar dan aman. Namun menurutnya ada sejumlah tekanan.
“Ya ada (tekanan), enggak banyak kok, paling satu dua-lah, tapi (tekanan) itu bukan dari calonnya, tapi dari pihak lain, entah dari mana? Mungkin dari orang-orang iseng,” kata Hernowo saat ditemui usai acara penyerahan hasil pemeriksaan tes kesehatan tersebut, seperti dilansir dari laman kpu-bandarlampungkota.go.id, Senin (3/8/2015) malam.
Namun Hernowo tidak terlalu menghiraukan tekanan-tekanan itu. Dia lebih menjelaskan mengenai proses pelaksanaan tes kesehatan jasmani dan rohani yang sudah dilaksanakan.
“Yang penting kami sudah melakukannya secara objektif, netral, profesional, dan tidak mempedulikan tekanan-tekanan yang memang terus terang kami alami,” kata dia.
Hernowo menambahkan, pihaknya pun tidak mungkin memanipulasi hasil dari pemeriksaan tes kesehatan jasmani dan rohani ini. Sehingga hasilnya bisa dipertanggungjawabkan.
“Mengenai hasilnya, hanya KPU yang tahu. Kami dari tim pemeriksa kesehatan juga mendukung dan men-support pelaksanaan Pilkada ini dengan melakukan tes kesehatan jasmani dan rohani. Semoga pelaksanaan selanjutnya bisa berjalan lancar dan aman,” harapnya.
Mengenai adanya tekanan yang didapat IDI tersebut, Ketua KPU Provinsi Lampung Nanang Trenggono yang turut hadir mengatakan, pihak IDI hanya menerangkan sejumlah tantangan yang ada saat pelaksanaan tes kesehatan tersebut hingga selesai.
“Saya juga kurang tahu kalau ada tekanan. Mungkin IDI hanya menceritakan berbagai tantangan yang dihadapi dari proses tes kesehatan. Namun yang penting, IDI sudah bersikap objektif dan profesional,” kata Nanang.
Dirinya menjelaskan, setelah masing-masing KPU delapan kabupaten/kota mendapatkan hasil pemeriksaan kesehatan bakal calon ini, akan langsung diumumkan pada 3-4 Agustus mendatang.
“Kita sudah serahkan kepada KPU di 8 kabupaten/kota, nanti masing-masing KPU melakukan pleno dan akan diumumkan, paling lambat tanggal 4 Agustus,” katanya.
Nanang menambah, ke depan ada tiga pekerjaan besar yang akan dilaksanakan KPU, yakni penetapan pasangan calon pada 24 Agustus dan pemutakhiran data pemilih yang pada 2 September akan ditetapkan sebagai daftar pemilih sementara.
Setelah penetapan calon, pada 27 Agustus hingga 5 Desember akan ada masa kampanye.
“Proses kampanye sangat melelahkan, karena sekarang pendistribusian alat peraga kampanye dilakukan oleh KPU kabupaten/kota. Kemudian debat kandidat sabanyak tiga kali,” jelasnya.
Dalam acara penyerahan hasil pemeriksaan kesehatan tersebut dihadiri oleh Ketua KPU Kota Bandar Lampung Fauzi Heri dan komisioner KPU di 8 kabupaten/kota lainnya yang melaksanakan Pilkada serentak.
Turut hadir Direktur Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Moeloek (RSUDAM) Hery Djoko Soebandrio dan Direktur Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Provinsi Lampung Ansori.
Sebelumnya pelaksanaan tes kesehatan ini berlangsung sejak 26 Juli hingga 1 Agustus lalu yang dilaksanakan di RSUDAM dan RSJ Provinsi Lampung. (*)
