![]() |
| ilustrasi |
LAMPUNG - Sebanyak 160 kepala keluarga (KK) di Dusun V, Desa Pesawaran, Kecamatan Kedondong, Kabupaten Pesawaran merasa resah. Mereka mengaku diteror dengan peristiwa terbakarnya tujuh bangunan milik tujuh warga secara berturut-turut pada Rabu (5/8/2015) malam hingga Jumat (7/8/2015).
Para warga menduga, kebakaran itu sengaja dilakukan oleh orang yang tidak bertanggung jawab. Tapi, sampai saat ini belum diketahui motif dan siapa pelaku pembakaran tersebut.
Kepala Desa Pesawaran H Suroto menuturkan, ketujuh bangunan ini milik Radit (75), Parijo (40), Marsoni (53), Suminah (39), Supri (35), Turman (45), dan Budianto (35).
Kepala Polsek Kedondong AKP Subandi mengaku, pihaknya belum dapat menyimpulkan kejadian yang beruntun ini.
"Tidak diketahui motif pembakaran di belakang-belakang rumah itu," ujarnya.
Sementara, Pemerintah Kabupaten Pesawaran menyesalkan perbuatan yang mengakibatkan tujuh rumah di Desa Pesawaran, Kecamatan Kedondong, Kabupaten Pesawaran terbakar.
Bupati Pesawaran Aries Sandi DP meminta kepada masyarakat di desa tersebut untuk menggiatkan sistem keamanan lingkungan (Siskamling) supaya tidak terjadi lagi pembakaran di wilayah tersebut.
Aries Sandi bahkan meminta kegiatan siskamling ini juga digalakkan di wilayah desa lain guna meningkatkan keamanan masyarakat.
"Saya minta kepada camat dan (seluruh warga) 144 desa supaya menggiatkan siskamling," ungkapnya, Senin (10/8/2015).
Saat peristiwa pembakaran terakhir, yang terjadi Sabtu (8/8/2015), Aries mengaku sedang berada di wilayah Kecamatan Way Rilau, dekat dengan tempat kejadian pekara. Ia juga mengaku telah menerima laporan mengenai peristiwa pembakaran itu.
Oleh karena itu, Aries berharap aparat terkait juga dapat segera menemukan pelakunya. Supaya bisa memperjelas motif dari pada pelaku melakukan pembakaran ini, seperti dilansir Tribunlampung.
Sekretaris Kabupaten Pesawaran Hendarma memastikan bila pemkab tidak berani berasumsi apakah pembakaran itu karena adanya unsur lain.
"Nanti kepolisian lah yang melakukan penyelidikan," ujarnya.
Diketahui, Kabupaten Pesawaran termasuk salah satu daerah yang bakal menggelar pilkada serentak bersama daerah-daerah lain di Lampung dan juga Indonesia. (*)
