METRO - Guna mengungkap pelaku penembakan anggota Brimob Lampung Bharada Jefri Saputra (22) hingga tewas oleh kawanan pelaku begal, yang terjadi pada Kamis malam (27/8/2015), Polda Lampung telah membentuk tim.
Hal itu disampaikan Kapolda Lampung Brigjen Pol Edward Syah Pernong, di sela-sela menghadiri acara pilkada damai di Kota Metro, Jumat (28/8/2015).
Hal itu disampaikan Kapolda Lampung Brigjen Pol Edward Syah Pernong, di sela-sela menghadiri acara pilkada damai di Kota Metro, Jumat (28/8/2015).
“Kita sudah mengambil langkah dan membentuk tim, kita minta didoakan supaya kerja keras ini menuai hasil,” harapnya.
Kapolda Edward mengatakan, kasus pembegalan akan tetap menjadi target. Menurutnya, itu bukan kasus 365, perampokan, tetapi itu merupakan kasus curat (pencurian dengan pemberatan).
Dikatakannya, di balik kejadian itu kawanan pelaku curat tersebut siap ada yang back up. Kasus yang menimpa korban Bharada Jepri Saputra anggota Brimob hingga tewas malam kemarin, sama dengam anggota polisi di Kota Metro. Modusnya, begitu terdesak dan membahayakan, back-up datang menembak.
“Tapi pelakunya yang di Metro lalu sudah terungkap semua sudah ditangkap,” tutur Edward.
Kapolda mengharapkan kasus yang meninmpa anggota brimob ini juga bisa segera terungkap dan pelakunya bisa tertangkap, seperti dilansir Lampost.
“Kita menargetkan bisa tertangkap pelakunya,” tukas Kapolda Edward.
Bharada Jefri Saputra anggota Brimob Lampung tewas ditembak pelaku curat di depan ajungan tunai Mandiri ATM KCP di kawasan Pasar Koga, dekat RS Advent, Kedaton, Kamis malam. (*)
