Notification

×

Aylan Kurdi vs Bangkai Ikan Paus, Dimana Nurani Dunia?

06 September 2015 | 2:36 PM WIB Last Updated 2015-09-06T07:39:28Z
Jasad Aylan Kurdi (ibtimes.co.uk)

KETIKA seekor ikan paus terdampar di pantai, orang-orang datang beramai-ramai. Puluhan wartawan dengan kamera terbaru segera meliput dan mengabarkan kepada dunia. Para pejabat tak mau ketinggalan, mereka segera membuat pernyataan. Membuat kebijakan, mengambil langkah-langkah penyelamatan.

Kini ditemukan mayat seorang bayi terdampar di pantai. Namanya Aylan Kurdi.

Dan kita saksikan, kemana orang-orang yang selama ini menggembar-gemborkan HAM? Mana pejabat dan para tokoh yang mau menginisiasi kebijakan. Agar tak terulang nasib Aylan Kurdi menimpa bayi-bayi lainnya.

Keluarga Aylan Kurdi adalah keluarga Suriah yang ingin mengungsi. Mereka hendak mencari suaka ke Kanada. Namun, ganasnya samudra memisahkan mereka. Aylan Kurdi yang baru berusia tiga tahun serta kakaknya yang berusia lima tahun hanyut terbawa ombak hingga akhirnya terdampar di Pantai Turki, Rabu (2/9/2015), seperti dilansir dari Bersamadakwah pada Minggu (6/9/2015).

Tidakkah dunia melihat betapa menderitanya rakyat Suriah. Aylan Kurdi bukan bayi pertama yang tewas. Ribuan bayi lain telah mendahuluinya; tewas dengan cara dan di tempat berbeda. Ada yang tewas di Suriah karena bom dan peluru. Ada yang tewas terpapar senjata kimia. Ada yang tewas karena kelaparan yang menyiksa. Ada yang tewas saat mengarungi lautan. Ada yang tewas setelah tiba di pengungsian. Semoga mereka semua tercatat sebagai syuhada.

Tapi bukan sekedar doa menjadi syuhada yang kita minta. Lebih dari itu; kepedulian dunia. Khususnya kepedulian dunia Islam. Agar bisa menghentikan penderitaan Muslim Suriah. Agar umat Islam tenang beraktifitas dan beribadah. Agar tidak semakin banyak nyawa yang melayang dan darah yang tertumpah. (*)